Anak menonton televisi terlalu banyak dapat mengubah struktur otak dengan cara yang merusak. Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak waktu anak dihabiskan menonton TV, maka perubahan otak akan jelas terlihat. Televisi dapat menghibur sekaligus memberi informasi pada anak-anak, namun juga bisa mempengaruhi mereka dengan cara yang tidak diinginkan. Waktu yang dihabiskan anak menonton tv membawa mereka menjauh dari kegiatan-kegiatan penting seperti membaca, pekerjaan sekolah, bermain, olahraga, interaksi keluarga, dan pembangunan sosial.
Saat anak menonton televisi, ia sering tidak bisa membedakan antara fantasi versus kenyataan. Efek buruk anak menonton televisi cenderung memiliki nilai akademis yang lebih rendah di sekolah, malas membaca buku, kurang berolahraga, sehingga dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Kekerasan, seksualitas, ras, obat dan penyalahgunaan alkohol adalah tema umum dari program televisi. Anak-anak yang mudah dipengaruhi dan mungkin menganggap bahwa apa yang mereka lihat di televisi khas, aman, dan dapat diterima. Akibatnya, saat anak menonton televisi ia akan menanamkan apa yang dilihat ke dalam alam bawah sadarnya, sehingga dapat membentuk kepribadian buruk.
Orangtua harus selalu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pengalaman positif dengan televisi. Orang tua dapat membantu dengan memilih program yang sesuai dengan tahapan perkembangan serta memberi batasan pada anak menonton televisi per hari dan per minggu. Mematikan TV selama makan keluarga dan waktu belajar. Waktu makan adalah saat yang baik bagi anggota keluarga untuk berbicara satu sama lain, bukan untuk orang tua serta anak menonton tv. Dorong diskusi dengan si kecil tentang apa yang ia lihat saat anak menonton tv dengan Anda. Tekankan perilaku positif, seperti kerja sama, persahabatan, dan kepedulian terhadap orang lain ketika anak menonton tv. Ubah kebiasaan anak menonton televisi untuk menjadi terlibat dalam hobi, olahraga, dan lingkungan sosialnya. Dengan bimbingan yang tepat, si kecil dapat belajar untuk menggunakan televisi dengan cara yang sehat dan positif.
