Bayi
sekolah? Sekarang ini bukan hal aneh lagi jika melihat orang tua mulai
menyekolahkan bayinya. Padahal usia bayi tersebut baru 6 bulan.
Sebenarnya
apakah menyekolahkan bayi di usia dini ini diperlukan atau tidak? Apakah ada
dampak negatif atau positifnya pada bayi? Beberapa penjelasan ini mungkin bisa
membantu Anda.
Sebenarnya
berapa usia seorang anak termasuk dalam kategori “bayi”?
Masa
bayi merupakan 2 tahun pertama dalam kehidupan anak. Setelah bayi memasuki
ulang tahun keduanya, bisa dikatakan ia masuk kategori masa kanak-kanak awal.
Melewati usia 2 tahun, anak bisa lebih mandiri dan mampu menguasi dirinya.
Usia
2 tahun pertama kehidupan anak sangatlah penting untuk perkembangannya,
mengapa?
1
tahun pertama kehidupan anak merupakan masa perkembangan yang pesat, baik
fisik, sosial, maupun emosional. Pada masa ini, bayi pun mulai menampilkan
keterampilan bahasanya walaupun masih dalam tahap mengoceh. Untuk itu, sangat
penting memberikan stimulasi di masa 2 tahun pertama kehidupan anak.
Apa
itu sekolah bayi?
Sekolah
bayi merupakan tempat di mana bayi melakukan kegiatan untuk merangsang
kemampuan motoriknya (baik halus maupun kasar). Misalnya: berguling, merangkak,
berdiri, dan lainnya. Di sekolah ini, bayi akan dilatih selama 50-60 menit,
umumnya 1 kali dalam seminggu. Di beberapa sekolah lainnya ada juga penambahan
kegiatan yang dapat menstimulasi kecerdasan otak bayi, misalnya membaca buku
cerita dan menyanyi.
Lalu
perlukah bayi bersekolah?
Sebenarnya
untuk merangsang keahlian motorik bayi dapat dilakukan di rumah. Namun kini
banyak sekali orang tua yang keduanya sibuk bekerja sehingga kurang memiliki
waktu bersama sang buah hati. Bagi orang tua yang sibuk, sekolah bayi tentu
bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan keahlian bayinya. Tetapi
jika latihan yang didapat bayi di sekolah tidak diulangi di rumah, tentunya
latihan itu akan sia-sia.
Sekolah
bayi bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu anak bereksplorasi, namun
bukanlah hal yang utama. Bagi bayi, setiap hal yang ditemuinya bisa menjadi
pengalaman sangat berharga. Untuk itu, sekolah bayi bukan satu-satunya pilihan
untuk menciptakan anak sehat dan eksploratif.
Hal
terpenting adalah bagaimana Anda bisa memberikan stimulasi dan menyediakan
lingkungan edukatif bagi bayi di rumah. Mengapa di rumah? Karena bayi
menghabiskan waktu lebih banyak di rumah. Anda bisa mendiskusikannya kembali
bersama pasangan, apakah sekolah bayi memang benar dibutuhkan atau tidak.
Untuk
informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu
dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
