Banyak yang
beranggapan bahwa epengaruh televisi terhadap perkembangan anak adalah buruk
dan hanya membuat mereka malas untuk belajar. Di beberapa rumah, televisi
jarang dimatikan, bahkan tanpa ada yang menonton. Selain itu, banyak orang tua
membeli tayangan video yang mereka pikir bisa membuat perkembangan anak menjadi
baik. Tapi bagaimana sebenarnya pengaruh televisi terhadap perkembangan anak?
Televisi
memiliki sisi baik bagi perkembangan anak. Hal ini dapat menghibur, mendidik,
dan dapat membuka dunia baru untuk anak-anak, memberi mereka kesempatan untuk
melihat dunia, belajar tentang budaya yang berbeda. Namun, bukan berarti
televisi hadir tanpa efek negatif, dengan menonton TV, maka kegiatan sehat
seperti aktif bermain di luar dengan teman-teman, makan malam bersama keluarga,
atau membaca akan berkurang. Anak-anak yang banyak menonton TV mengalami
kesulitan memperhatikan guru karena mereka terbiasa dengan stimulasi visual
cepat ala layar kaca. Pengaruh televisi terhadap anak yang menghabiskan lebih
dari 4 jam per hari untuk menonton, dapat menyebabkan obesitas.
Itulah
mengapa begitu penting bagi Anda untuk memonitor dan mengatur konten program
TV, juga memastikan bahwa anak-anak tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di
depan televisi. Isi ruangan di mana Anda menaruh TV dengan banyak hiburan
lainnya, seperti buku, majalah anak-anak, mainan, teka-teki, permainan papan,
atau lainnya yang berguna untuk mendorong mereka melakukan sesuatu yang
mengasah perkembangan anak. Matikan TV
saat makan, dan jangan biarkan mereka menonton sambil melakukan pekerjaan
rumah, hal tersebut akan mempengaruhi perkembangan anak.
Untuk
informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu
dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
