Kebanyakan ibu mengeluh kesakitan pasca operasi caesar.
Rasa sakit pada proses persalinan melalui operasi caesar akan terasa setelah
beberapa minggu. Hal-hal kecil seperti berguling, tertawa, batuk, menarik napas
dalam-dalam, dan sebagainya sulit dilakukan pada mulanya.
Berikut beberapa tips untuk membuat ibu lebih nyaman
menjalankan pemulihan pasca operasi caesar.
Menarik napas dalam-dalam
Melakukan pernapasan dalam dengan pengeluaran napas yang
kuat harus tetap dilakukan khususnya jika Anda mendapat bius total. Walaupun
terasa sakit, hal ini bermanfaat untuk membersihkan lendir menumpuk di dada
yang bisa menimbulkan infeksi.
Untuk membantu Anda menarik napas dalam-dalam dengan rasa
sakit seminimal mungkin, Anda bisa tahan daerah sayatan dengan lembut dan kuat
menggunakan bantal kecil atau gulungan handuk lembut saat mengambil nafas dan
menghembuskannya ke dalam tabung pada alat yang disediakan rumah sakit. Anda
tidak perlu melakukan teknik ini jika dada sudah “bersih”.
Berguling
Ikuti cara seperti ini agar Anda dapat berguling ke
samping dengan mudah dan hanya menimbulkan sedikit regangan pada daerah
sayatan. Tekuk lutut dan panggul secara bergantian sehingga kaki Anda terletak
rata pada tempat tidur. Tekan kaki ke tempat tidur dan angkat panggul hingga
tubuh Anda lurus dari bahu sampai ke lutut. Putar panggul ke satu sisi
sementara Anda menggulingkan bagian atas tubuh ke sisi yang sama dan Anda akan
berbaring menyamping.
Gas perut
Penimbunan gas dalam perut disebabkan oleh melambatnya
aktivitas usus yang terjadi akibat pembedahan. Gas perut membuat Anda merasa
kembung dan bahkan merasakan nyeri perut yang menusuk-nusuk sampai Anda
mengeluarkan gas tersebut.
Anda pun akan diminta untuk tidak mengonsumsi makanan dan
minuman yang menimbulkan gas. Gerak fisik tidur dan bangun dari tempat tidur,
pernapasan dalam, dan bergoyang di kursi dapat membantu Anda mengurangi gas
dalam perut.
Buang air kecil
Pemasangan kateter kandung kemih, pembiusan, dan
pembedahan perut membuat Anda kesulitan buang air kecil. Jika Anda tetap tidak
bisa pipis dalam rentang waktu yang dianggap rasional, perawat akan memasang
ulang kateter yang lebih kecil, mengeluarkan air kemih, dan kemudian melepas
kateter tersebut. Lama-kelamaan Anda dapat buang air kecil tanpa bantuan.
Berdiri dan berjalan
Anda mungkin merasa lemas, pusing, dan sakit kepala selama
beberapa menit saat berdiri pasca operasi caesar. Anda harus membiasakan diri
dengan setiap posisi baru ketika Anda bergerak dari posisi tidur ke posisi
berdiri. Biarkan kaki Anda menggantung pada tepi tempat tidur setelah posisi
berguling miring ke tepi tempat tidur dan dorong tubuh ke posisi duduk.
Lakukan beberapa gerakan memutar pergelangan kaki.
Letakkan kaki Anda di lantai dan berdiri dengan bantuan seseorang. Begitu Anda
terbiasa dengan posisi berdiri, cobalah sedikit melangkahkan kaki. Lakukan cara
ini berulang-ulang agar Anda terbiasa.
Menyusui
Pasca operasi Caesar, sangat disarankan bagi Anda untuk
mulai memberikan ASI. Agar Anda menemukan posisi nyaman saat menyusui, Anda
bisa melindungi luka sayatan dengan menggunakan posis ‘pegangan bola’ atau
mengepit, berbaring menyamping, atau meletakkan sebuah bantal di atas luka
sayatan sebelum menaruh bayi di pangkuan untuk disusui. Pastikan ada pasangan
atau perawat yang membantu merawat bayi, sementara Anda memulihkan diri dari
pembedahan.
Anda mungkin akan dirawat inap di rumah sakit selama 2-3 hari
pasca operasi caesar. Pemulihan pada persalinan operasi caesar lebih lama
dibanding persalinan normal. Anda akan pulih lebih cepat, jika mendapat bantuan
dalam mengerjakan tugas-tugas yang biasa Anda lakukan sehari-hari. Anda pun
dapat melakukan olahraga pasca melahirkan jika mempunyai cukup waktu dan
tenaga. Konsultasikan segala keluhan Anda setelah operasi caesar kepada tenaga
kesehatan.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan
dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi
website kami di https://www.melindahospital.com/
.
