Bagaimana Mengatasi Nyeri Buang Air Besar Pasca Persalinan?

Ada beberapa sebab yang bisa menimbulkan rasa sakit saat buang air besar setelah melahirkan. Sebagian besar wanita yang melahirkan dengan normal mungkin diberikan sayatan untuk memperlebar jalan lahir (episiotomi). Selama persalinan normal, terkadang, wanita juga bisa mengalami robekan pada perineum dan vulva. Semua robekan di sekitar daerah vagina ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air besar setelah melahirkan. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), nyeri postpartum rektal dan perineum (area kulit antar liang vagina dan dubur) adalah hal yang umum terjadis aat melakukan persalinan normal.

Salah satu efek yang juga bisa menjadi penyebab nyeri buang air besar setelah persalinan adalah adanya pembengkakkan di area organ intim karena infeksi atau peradangan. Pembengkakkan yang terjadi bisa membuat Moms tidak nyaman saat duduk atau berjalan. Nah, bagaimana mengatasi nyeri buang air besar pasca persalinan? Cara terbaik untuk mengobati sakit saat buang air besar pasca persalinan adalah tetap terhidrasi, makan cukup serat, dan bergerak. Anda harus minum banyak cairan, makan banyak sayuran dan buah-buahan serta rutin untuk mulai bergerak santai.

Setelah persalinan normal, wajar saja jika Moms merasa sedikit cemas tentang buang air besar pertama setelah melahirkan. Moms mungkin khawatir tentang rasa sakit tambahan akibat buang air besar, namun jangan khawatir. Penjahitan pada persalinan normal ataupun sesar sama sekali tidak mengenai saluran cerna (usus s/d anus) sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bahwa proses buang air besar akan mengganggu jahitan yang ada, Jika Moms tegang, maka otot pun akan ikut tegang sehingga membuat pengalaman buang air besar pertama menjadi lebih menyakitkan dan tidak nyaman. Merasa nyeri saat buang air besar pasca persalinan itu normal. Namun, jika rasa sakit makin parah atau tidak sembuh, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter.