Stress Pasca Melahirkan, Kenali Penyebabnya!

Stress pasca melahirkan bisa jadi menyerang Anda. Meskipun penyebab stress pasca melahirkan atau depresi postpartum (PPD) bisa dipastikan akibat perubahan hormonal pada ibu, namun tetap saja bisa membuat Anda sangat tidak nyaman. Orang sering berasumsi bahwa terapi hormonal dapat mengakhiri stress pasca melahirkan. Tetapi perubahan hormonal sebenarnya sudah terjadi sejak ibu mengandung. Lalu, apa saja penyebab stress pasca melahirkan sehingga perlu mendapat terapi berkelompok ataupun bimbingan konseling? Di bawah ini adalah beberapa faktor penyebab stress pasca melahirkan, sehingga Anda dapat menyiasatinya.

  1. Pola makan dan menyusui

  2. Pernah mengalami depresi

  3. Merokok

  4. Kurang percaya diri

  5. Stres merawat bayi

  6. Stres sebelum melahirkan

  7. Kecemasan sebelum melahirkan

  8. Tekanan hidup

  9. Kurangnya dukungan sosial

  10. Maternity blues

  11. Tanpa suami (single parent)

  12. Status ekonomi rendah

  13. Kehamilan tidak direncanakan

Dari beberapa faktor penyebab stress pasca melahirkan tersebut bermuara pada ketidaksiapan ibu dalam menghadapi kehidupan barunya. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2004 menunjukkan bahwa, bisa saja seorang ibu yang sebelumnya sudah memiliki buah hati tanpa terkena stress pasca melahirkan, justru terserang PPD saat lahir anak kedua. Sedangkan para ibu baru yang mengalami perubahan pola hidup, ternyata tidak mengalami PPD. Perubahan pola makan dan menyusui anak, bagi beberapa ibu merupakan aktivitas baru yang membuatnya merasa terkekang untuk melakukan banyak aktivitas sebelumnya. Beberapa perempuan yang ia atau anggota keluarganya memiliki gangguan bipolar, skizofrenia, dan autisme, lebih berpotensi terserang stress pasca melahirkan ketimbang yang lainnya.