Mengapa Anak Tidak Mau Berbagi? Ini Dia Penyebabnya!

Mengapa anak tidak mau berbagi? Wajarkah bila si kecil pelit? Anak Anda tidak mau berbagi mainan dengan anak tetangga, itu wajar saja. Ini biasa terjadi pada anak-anak usia 2-5 tahun. Pada usia ini, ego si kecil mulai tumbuh.

Saat ego anak mulai tumbuh dan tiba-tiba harus berbagi dengan teman sebayanya, tentu saja ia akan keberatan karena si kecil merasa harus berkompetisi dengan si teman. Selain itu, karakter pelit juga bisa dipelajari anak dari pola asuh, dari cara anak itu diperlakukan, meniru, atau diajarkan melalui nilai-nilai oleh orang tua dan keluarganya. Berikut penyebab anak tidak mau berbagi alias pelit.

Anak tunggal atau anak bungsu

Posisi sebagai anak tunggal atau anak bungsu. Biasanya sebagian orang tua terlalu memanjakannya. Alhasil, buah hati Anda terbiasa memiliki sesuatu untuk dirinya sendiri.

Belum diperkenalkan cara berbagi

Sudah seharusnya, Anda mencontohkan atau mengenalkan anak dengan nilai-nilai berbagi dengan teman sebayanya dan orang-orang di sekitarnya.

Meniru perilaku orang tua

Jangan sekali pun Anda mengajarkan anak sifat tidak berbagi, karena si kecil akan meniru perilaku Anda hingga ia tumbuh besar. Jika Anda terbiasa berbagi terhadap sesama, pastikan anak mengetahuinya. Maka, ia akan berpikir bahwa Anda peduli dengan sesama dan mencontoh perilaku baik Anda.

Ego terlalu tinggi

Ego anak yang terlalu tinggi, sehingga ia akan cenderung bersikap memuaskan kebutuhan diri sendiri daripada memahami kebutuhan orang lain. Hal ini membuat anak tidak mau berbagi atau justru tidak malu meminta sesuatu milik orang lain padahal dirinya sendiri tidak mau berbagi.

Itulah beberapa penyebab mengapa anak tidak mau berbagi. Agar si kecil terhindar dari sifat tidak mau berbagi hingga ia tumbuh besar, pastikan Anda selalu memberikan contoh yang baik untuk si buah hati. Walau bagaimana pun, pembelajaran dari orang tua sangatlah berpengaruh dalam pembentukan karakter si kecil untuk ke depannya.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .