Madu dikenal bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai penjaga stamina tubuh, atau sebagai pelengkap dalam masakan dan minuman. Kabar baiknya lagi, manfaat madu bagi kehamilan pun cukup banyak. Selain mengandung asam folat yang baik bagi pertumbuhan janin, madu bisa digunakan untuk meringankan masalah-masalah kehamilan berikut ini :
Morning sickness
Hampir semua ibu hamil mengalami keluhan ini, terutama di trisemester pertama kehamilan. Redakan rasa mual dan muntah selama kehamilan dengan mengonsumsi madu.
Meredakan rasa panas dalam perut
Rasa panas dalam perut atau heartburn umum dialami ibu hamil. Kondisi ini terjadi akibat hormon yang dilepaskan selama kehamilan memicu kemungkinan terjadinya pelunakan sphincter antara kerongkongan dan lambung. Asam lambung pun akan kembali naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan sensasi terbakar.
Hal ini terjadi biasanya pada bulan-bulan terakhir kehamilan, ketika bayi mendorong semua organ ke atas. Sensasi terbakar bisa Anda rasakan di tenggorokan atau dada, bahkan ada yang merasakan seakan-akan terdapat benjolan besar di tenggorokan dan dada bagian atas.
Anda bisa meredakan keluhan ini dengan minum resep campuran madu dan susu yang diminum setiap menjelang tidur malam. Resep campuran ini membantu menetralkan asam lambung.
Pilek
Kehamilan membuat Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat-obatan. Ketika pilek menyerang, Anda bisa mengonsumsi teh dengan campuran lemon dan madu. Untuk menjaga stamina, Anda bisa mengonsumsi madu setiap hari dan makanan kaya vitamin C.
Manfaat madu bagi kehamilan memang banyak, namun ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Apakah aman dikonsumsi di masa kehamilan Anda, terlebih jika hendak memberikannya pada bayi.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
