Kapan Harus Cek Kehamilan

Kapan harus cek kehamilan, Moms harus mengetahuinya. Cek kehamilan, jika Moms merasa telat menstruasi atau merasakan ada kejanggalan setelah berhubungan. Untuk memastikan kehamilan, biasanya perlu untuk melakukan tes. Tes yang dilakukan adalah tes urine (air seni). 

Ada dua tipe tes kehamilan yang bisa Moms lakukan di rumah, yakni dengan strip yang dicelupkan ke dalam urine atau meneteskan urine pada alat tes. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan tes kehamilan, yakni:

1. Nilai sensitivitas dari tes kehamilan tersebut
2. Masa kadaluarsa tes kehamilan
3. Tempat menyimpan tes kehamilan
4. Instruksi cara penggunaan
5. Saat pengambilan urine
6. Akurasi tes kehamilan
7. Kapan melakukan tes kehamilan
8. Bila hasilnya negatif.

Cek kehamilan Moms pada saat seminggu setalah telat menstruasi. Karena adanya variasi yang berbeda dari setiap wanita, implantasi (menempelnya) embrio ke dinding rahim biasanya perlu waktu 6-12 hari setelah pembuahan. Hormon HCG pun baru mulai dihasilkan setelah implantasi terjadi. Itu dia informasi seputar cek kehamilan. Semoga bermanfaat yah Moms.