Menentukan tempat tinggal setelah menikah sudah pasti Anda dihadapkan beberapa pilihan, mau tinggal bersama orangtua atau tinggal di rumah sendiri/ sewaan. Setiap tempat tinggal yang Anda pilih tentu memiliki konsekuensi berbeda-beda.
1. Tinggal bersama orangtua
Karena faktor ekonomi atau kemampuan merawat anak, Anda dan pasangan biasanya memutuskan untuk tinggal bersama orangtua. Konsekuensi jika memilih tinggal bersama orangtua, biasanya muncul pertentangan psikologis. Misalnya, jika Anda tinggal di rumah sendiri, maka akan muncul beban psikologis pada pasangan Anda, begitu juga sebaliknya. Setiap keluarga tentu menginginkan privasi tertentu dalam mengatur kehidupan sehari-hari secara mandiri, namun jika Anda memutuskan untuk tinggal bersama orangtua, kecenderungan untuk hidup secara mandiri tentu jadi terhambat.
2. Tinggal di rumah sewaan
Bagi Anda yang terbiasa jauh dari orangtua atau terbiasa tinggal di rumah sewaan sebelumnya tentu tidak akan mengalami kesulitan. Tinggal di rumah sewaan dan terpisah dari orangtua memang membuat Anda dan pasangan lebih mandiri dalam mengatur kehidupan berumah tangga. Namun, jika finansial Anda masih tidak stabil, biasanya hal ini akan menimbulkan masalah. akan tetapi, dari situlah Anda akan belajar lebih banyak lagi dalam menyelesaikan masalah bersama pasangan.
3. Tinggal di rumah sendiri
Dengan dasar kemandirian dan kesiapan membina rumah tangga, Anda dan pasangan memutuskan membeli rumah. Ini tentu langkah terbaik untuk masa depan keluarga Anda. Namun, bukan berarti Anda terlepas dari masalah, semua hal tentu ada konsekuensinya. Karena ada saja beberapa keluarga yang mengalami permasalahan beruntun dalam rumah tangga barunya.
Pilihan menentukan tempat tinggal setelah menikah di atas memiliki plus minus masing-masing. Namun jangan khawatir, karena setiap permasalahan yang datang dalam rumah tangga Anda dapat Anda jadikan bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan hubungan keluarga.
