Menikahi pasangan berarti Anda juga
menikah dengan keluarganya, dalam artian harus menerima apadanya dan menjalin
hubungan baik juga dengan mereka. Namun, terkadang tidak mudah bagi Anda untuk
menerima tingkah laku saudara ipar. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak
diinginkan bahkan sampai merusak keharmonisan hubungan dengan keluarga ipar,
kenali berbagai tipe ipar berikut ini:
·
Si
Sombong
Hadapi tipe ipar sombong yang senang
membangga-banggakan diri sendiri dan menganggap rendah orang sekitarnya dengan
hati tenang. Ingatlah semua orang memiliki kelebihan masing-masing sehingga tidak
perlu Anda menanggapi kesombongannya. Lama-kelamaan tanggapan ´dingin´ Anda
atas kesombongannya tentu akan menyadarkannya.
·
Si
Egois
Apakah ipar Anda memiliki sifat mau
menang sendiri, tidak mau diatur, dan merasa dirinya benar?maka dia termasuk
tipe egois. Melawan sifat egois jangan dilawan dengan kemarahan, namun dengan
kepala dingin dan hati tenang. Tegur baik-baik, jika tetap tidak mengerti juga,
Anda bisa meminta pasangan yang lebih mengenal karakter saudaranya.
·
Si
Penilai
Merasa selalu dinilai mengenai seluruh
kegiatan yang Anda kerjakan oleh sang ipar? Dan biasanya apa yang menjadi
kekurangan Anda seringkali diadukan, baik pada suami juga mertua. Hadapi tipe
ipar penilai dengan kepala dingin. Dengarkan apa yang diadukan sang ipar baru
melakukan pembelaan.
·
Si
Judes
Anda mendapatkan saudara ipar judes di
mana setiap berbicara selalu ketus dan tidak bersahabat? Tidak heran jika
hubungan Anda dan ipar pun menjadi tegang. Atasi masalah ini dengan tidak
bersikap judes juga. Anda harus lebih bijaksana dan berpikir positif walaupun
setiap sapaan dijawab dengan ketus.
Jangan merasa bersalah karena tidak
mengajaknya berbicara karena Anda sudah berusaha namun ditanggapi ketus. Sikap
diam Anda perlahan dapat menyadarkannya sehingga jangan diambil pusing dengan
tipe ipar satu ini.
·
Si
Pecemburu
Tipe ipar ini termasuk cukup
mengesalkan. Dia tidak senang melihat kakak/adiknya memberikan kasih sayang
pada Anda karena merasa dirinya tidak diperhatikan lagi. Hadapi tipe ipar
pecemburu degan hati tenang, jangan emosi dan berpikir positif. Perasaan
cemburu yang dimilikinya wajar-wajar saja kerana selama ini kakak/adiknya
begitu memperhatikannya. Dan ketika Anda hadir dalam kehidupannya, dia merasa
kurang diperhatikan.
Anda bisa memberikan pengertian pada
ipar bahwa perhatian kakak/adiknya tidak akan berubah padanya. Libatkan juga
pasangan Anda dalam memberikan perhatian tersebut. Dan sebisa mungkin Anda juga
turut memberikan perhatian layaknya saudara kandung.
Si Pencari Perhatian
Hampir sama dengan tipe si pecemburu,
awalnya terlihat wajar jika ingin mencari perhatian kakak/adiknya, namun jika
berlebihan tentu membuat Anda kesal. Hadapi si pencari perhatian dengan
membuang jauh-jauh sifat cemburu Anda. Jangan hanya diam bahkan marah pada pasangan
ketika melihat tingkah laku ipar.
Jika ipar menginginkan perhatian,
mengapa bukan Anda saja yang memberikannya? Memberikan perhatian yang
dibutuhkan ipar tentu membuatnya berpikir bahwa ia memiliki Anda yang baik dan
peduli padanya.
·
Si
Penguasa
Melihat tingkah laku ipar yang merasa
berhak penuh atas pasangan Anda tentu memicu kekesalan. Melihatnya memilihkan
pakaian yang pas atau tidak untuk pasangan sampai mengatur makanan sehari-hari.
Bersabarlah menghadapi tipe penguasa dan cobalah berpikir positif. Anda tidak
perlu menuruti semua perkataannya tetapi juga tidak perlu menolaknya.
·
Si
Penghasut
Memiliki ipar dengan sifat penghasut
atau sering mempengaruhi bahkan dengan cara berbohong tentu tidak menyenangkan.
Bisa-bisa hubungan Anda dan pasangan bahkan keluarga ipar tidak berjalan
harmonis. Atasi masalah ini dengan tidak terbawa emosi. Jika tipe ipar
penghasut ini sering bercerita buruk tentang diri Anda, tampunglah cerita itu.
Lalu cari waktu untuk mengumpulkan semua anggota keluarga ipar termasuk
pasangan untuk memperjelas kabar simpang siur mengenai diri Anda.
Berikan penjelasan dengan tenang dan
tidak perlu memojokkan sang ipar. Anggota keluarga lainnya bisa menilai siapa
yang benar dan salah terlebih jika ipar Anda hanya diam karena merasa bersalah.
Untuk informasi lebih akurat, dapat
berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat
langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/
.
