Tips Perawatan Pasca Caesar

Perawatan pasca caesar memang membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding persalinan normal. Pasca operasi caesar, Anda akan menjalani masa rawat inap bila diperlukan. Tenaga kesehatan akan rutin melakukan pengawasan terhadap kesehatan Anda, seperti memantau tekanan darah, suhu, jumlah urin yang tertampung, kondisi rahim, jumlah darah yang keluar pasca operasi, serta pemeriksaan laboratorium bila diperlukan.

Agar perawatan pasca caesar berlangsung aman dan lancar, berikut beberapa tips yang akan membantu Anda memulihkan kondisi kesehatan pasca operasi.

 

Perbanyak istirahat

Dokter biasanya akan memberi obat atau suntikan untuk mengurangi sakit sementara waktu. Dalam pembiusan lokal, Anda diharuskan berbaring selama 12-24 jam, tergantung instruksi dokter. Bila dilakukan pembiusan umum, Anda boleh bergerak kurang lebih 6 jam pasca operasi, namun efeknya, Anda akan mengantuk dan merasa kering pada mulut juga bibir. Secara bertahap ibu akan pulih dan sadar kembali.

Kebutuhan makanan dan minuman tetap terpenuhi

Untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman, sementara akan diatur oleh tenaga kesehatan sesuai petunjuk ahli anastesi. Seluruh alat pencernaan akan pulih dalam waktu 12 jam setelah pembiusan. Waktu yang tepat untuk memberikan makanan cair secara bertahap hingga makanan padat, ditentukan oleh tenaga kesehatan.

Pemeriksaan akan terus dilakukan, yaitu dengan memperhatikan kondisi usus dan pembuangan angin. Cukupi pemenuhan kebutuhan air putih dan sayur mayur juga buah agar tidak mengalami sembelit. Hindari makanan yang memicu timbulnya gas, seperti kol.

Waktu yang tepat melepas infus dan selang kateter

Pemasangan kedua alat ini menimbulkan rasa tidak nyaman. Biasanya infus dan selang kateter akan dilepas setelah 12 jam, apabila kondisi alat pencernaan sudah pulih sempurna dan tidak ada komplikasi tambahan, seperti panas, pendarahan, dan sebagainya.

Penundaaan melepas infus masih diperlukan bila pemeriksaan kadar Hb menunjukkan anemia dan perlu tranfusi pasca oprasi caesar. Pelepasan kateter dilakukan bila Anda sudah tidak menggunakan infus. Dalam waktu 6 jam setelah kateter dilepas, buang air kecil pun sudah kembali lancar.

Aktif bergerak secara bertahap

Pasca operasi caesar, Anda disarankan untuk melakukan banyak gerakan jika dirasakan efek bius sudah berangsur hilang. Anda dapat memulai gerakan dengan memutar pergelangan kaki, pergerakan pada sendi bahu dan lengan tangan saat tiduran.

Sekitar 8 jam pasca operasi, Anda sudah mulai bisa belajar duduk dan setelah melewati 24 jam, mulailah latihan berjalan. Semakin aktif Anda bergerak, akan memprcepat pemulihan fisik pasca operasi caesar.

Mengurangi rasa nyeri pada luka jahitan

Anda bisa melakukan teknik relaksasi dengan cara menarik napas panjang dan menghembuskan perlahan-lahan saat nyeri timbul, misalnya saat ibu mencoba duduk dan berdiri. Selain itu, Anda juga bisa melakukan senam nifas, mulai dari latihan menggerakkan leher, kepala, bahu, lengan, dan kaki.

Tetap menyusui pasca operasi caesar

Dalam posisi tidur, Anda dapat menyusui dengan cara miring ke satu sisi dengan bayi dibaringkan di dada menghadap Anda. Hisapan bayi akan merangsang kontraksi rahim dan pemulihan akan lebih cepat.

Tetap menjaga kebersihan tubuh

Selama perawatan pasca caesar, Anda akan dibantu tenaga kesehatan untuk kebutuhan mandi dan mengganti pembalut sesering mungkin. Bila Anda sudah diperbolehkan jalan, Anda bisa melakukan perawatan tubuh secara mandiri dengan catatan, balutan luka operasi sudah diganti dengan balutan yang tahan air. Bersihkan daerah perut dengan waslap. Hindari ke kamar mandi sendirian bila kesehatan Anda belum pulih total.

Umumnya, masa pemulihan luka jahitan bekas operasi memerlukan waktu sekitar 1 minggu dan luka akibat operasi akan sembuh total dalam waktu 6 bulan. Perawatan pasca caesar akan berlangsung cepat bila operasi berjalan dengan baik tanpa komplikasi, bahkan pada hari ke-3 setelah operasi, Anda sudah diperbolehkan pulang. Setelah pulang ke rumah, upayakan tubuh Anda agar tetap rileks dan hindari melakukan kegiatan berat.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .