Tips ibu hamil : Air Ketuban Pecah? Lakukan Ini!

Air ketuban pecah merupakan berita yang akan membuat khawatir bagi ibu hamil dan kelurga yang mendampingi. Karena air ketuban pecah merupakan tanda-tanda ibu hamil sudah siap untuk melahirkan. Namun, air ketuban pecah bisa disebabkan hal lain, yaitu ketika ibu hamil kurang fit atau sedang sakit.

Ibu hamil dengan risiko air ketuban pecah bisa jadi adalah hal yang mengerikan pada masa kehamilan. Namun, ibu hamil dan keluarga harus tetap tenang. Berikut adalah tips ibu hamil ketika mengalami air ketuban pecah sebelum bergegas ke rumah sakit.

·         Air ketuban normalnya berwarna bening atau tidak berwarna. Jika air ketuban berwarna coklat atau hijau, inilah tanda-tandanya ibu hamil harus segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

·         Air ketuban normalnya tidak berbau. Jika air ketuban memiliki aroma yang kurang sedap, menunjukkan bahwa kemungkinan tubuh ibu hamil terinfeksi.

·         Tips ibu hamil ketika mengalami ketuban pecah, bisa mengingat atau mencatat kapan tepatnya ketuban pecah. Karena pada saat ketuban pecah, maka tingkat terserang infeksi sangat tinggi. Ibu yang mencatat waktunya, akan sangat membantu dokter saat merawat ibu hamil dan melakukan tindakan paling tepat pada kondisi ibu hamil pada saat itu. Sekitar 70-80% ibu hamil akan melahirkan dalam waktu 24 jam setelah ketuban pecah.

·         Perhatikan cairan ketuban ketika keluar. Air ketuban pecah biasanya mengalir dengan perlahan, kemudian akan semakin mengalir ketika adanya kontraksi. Jika terjadi kondisi seperti ini, saatnya ibu hamil mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Tips di atas dapat membantu ibu hamil dan keluarga untuk lebih siap ketika menghadapi kondisi air ketuban pecah sebelum bergegas ke rumah sakit.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .