Tips hubungan cinta berikut ini akan membahas mengenai, haruskah memberitahu password akun email dan situs jejaring sosial lainnya pada pasangan? Siapa yang tidak dibuat penasaran dengan isi email dan situs jejaring sosial pasangannya? Terlebih risiko perselingkuhan semakin tinggi akibat adanya situs jejaring sosial.
Cemas pasangan "bermain di belakang," menjadi penyebab mengapa banyak pasangan memata-matai akun pribadi pasangannya di jejaring sosial. Di pihak lain, Anda yang dimintai password oleh pasangan mungkin menghadapi dilema.
Jika Anda tidak memberikan password, pasangan mungkin akan berpikir Anda menyembunyikan sesuatu. Sedangkan di sisi lain, Anda mungkin mencoba terbuka dan jujur pada pasangan. Namun dengan memberikan password berarti Anda tidak memiliki kehidupan pribadi sama sekali.
April Masini, penulis buku Think & Date Like A Man mencoba memberikan solusi untuk Anda, berkaitan dengan dilema apakah harus memberikan password atau tidak pada pasangan, terlebih Anda yang baru menjalin hubungan.
Beberapa orang menganggap kesempatan membaca email atau isi akun jejaring sosial pasangannya sangatlah menggoda. April Masini menjelaskan ada 3 alasan mengapa orang memata-matai pasangannya melalui situs jejaring sosial.
Curiga
Baik pasangan yang baru atau sudah lama menjalin hubungan mungkin suatu hari pernah terbesit kecurigaan terhadap pasangannya. Keingintahuan apakah pasangannya setia dan benar-benar jujur dengan tidak "bermain di belakang" memotivasi Anda untuk memata-matai akun jejaring sosialnya yang kenyataannya memang memberikan banyak kesempatan untuk "bermain mata."
Ingin mengetahui lebih dalam dan lebih cepat
Terkadang orang memata-matai karena ingin mengetahui lebih dalam mengenai kehidupan pasangannya. Tidak ingin menunggu terlalu lama untuk sampai pada tahap perkenalan lebih dalam, tidak sabar untuk mengetahui seperti apa pasangannya, sehingga lebih memilih menggali informasi mengenai pasangannya dengan cara memata-matai dibandingkan saling mengenal seiring berjalannya waktu.
Penasaran
Rasa penasaran ini timbul berkaitan dengan seseorang yang sedang dekat dengan Anda atau pasangan Anda. Tentu hal ini wajar dan normal bukan? Oleh karena itu, ada beberapa pasangan yang dimotivasi atas rasa penasaran untuk memata-matai akun email dan jejaring sosialnya.
Berbohong dan menyembunyikan sesuatu pada pasangan memang menyakiti perasaan pasangan. Namun bukan berarti Anda harus berbagi semuanya, termasuk password. Pikirkan kemungkinan terburuk ketika pasangan sudah memiliki password Anda namun hubungan berakhir secara tidak baik sehingga meninggalkan dendam. Mantan pasangan bisa saja "mengobrak-abrik" akun pribadi dan menyebarkan sesuatu sehingga nama Anda menjadi buruk.
Kenalilah pasangan Anda lebih jauh, apakah ia bisa dipercaya memegang password dan menggunakannya dengan bijak. Kalaupun Anda akhirnya setuju memberikan password, akan lebih bijak jika saling memberikan password akun pribadi. Keadaan ini tidak merugikan hubungan cinta Anda jika terdapat rasa saling percaya. Semoga tips hubungan cinta ini bisa menjadi solusi bagi Anda dan pasangan.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
