Ssst! Ikatan Batin Seorang Ibu Sangat Erat Dengan Putrinya Loh. Apakah Benar?

Ibu merupakan sosok yang selalu ada kapanpun dan dimanapun anaknya membutuhkan, seorang ibu selalu memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Seorang ibu juga sangat mengetahui dengan jelas bagaimana perasaan dan emosional putra atau putrinya, khususnya anak perempuan. Ikatan batin antara ibu dan anak perempuannya telah terjalin begitu kuat seiring berjalannya waktu tanpa kita sadari.

Bahkan, para ilmuwan mengatakan itulah ikatan batin yang terkuat.

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui mengapa depresi dan gangguan emosi lainnya tampaknya sering diteruskan dari ibu ke anak perempuan mereka. Seperti yang dikatakan Grid.ID, The Journal of Neuroscience telah melakukan penelitian pada 35 keluarga sehat.

Para ilmuwan melakukan pemindaian MRI pada ke-35 keluarga sehat itu dan menemukan bahwa ibu dan anak perempuannya memiliki anatomi yang sama ketika berhubungan dengan otak yang mengatur bagian emosi.

"Hasil ini secara signifikan lebih besar daripada ikatan antara ibu-anak lelaki, ayah-anak perempuan, dan ayah-anak lelaki," ujar periset di The Journal of Neuroscience.

Bagaimana cara otak membentuk ikatan ibu dan anak

Menurut artikel yang dilansir oleh theasianparent, tubuh ibu mengeluarkan hormon dopamin ketika dirinya berinteraksi dengan bayi.

Saat bayi baru lahir, ibu memproduksi hormon dopamin yang menciptakan perasaan sangat bahagia. Sebuah penelitian telah dilakukan untuk mengukur cara kerja otak ibu saat berinteraksi dengan bayinya.

Otak ibu dilihat seraya dia melihat foto dan video kenangan ketika merawat bayi. Hasilnya, otak ibu memproduksi lebih banyak dopamin saat melihat foto dan video kenangan tersebut.

 

Para peneliti pun sepakat bahwa dopamin berperan besar dalam menguatkan ikatan ibu dan anak. Hormon kebahagiaan ini memotivasi ibu agar bisa melakukan hal lebih banyak untuk anak, dan ini membuatnya merasa bahagia.

 

Ikatan antara ibu dengan anak semakin diperkuat saat ibu memberikan ASI pada bayi. Hormon oksitoksin yang diproduksi ibu saat menyusui, juga berperan menguatkan hubungan ibu dan anak. Tahun pertama kehidupan anak adalah masa yang penting untuk membangun jalinan dan ikatan yang tak terputus hingga ke akhir hayat.

Terutama dengan anak perempuan, seorang ibu akan sangat mengerti perasaan anak perempuannya karena memiliki kesamaan yaitu perempuan. Seorang ibu akan tau masalah yang kita hadapi tanpa kita perlu bercerita. Tentunya Anda juga merasakan ikatan kuat itu, bukan? sehingga sebuah polling di psychologytoday.com menunjukkan setidaknya ada 60% wanita dewasa yang menyatakan bahwa ibunya jauh lebih mempengaruhinya dibandingkan sosok ayahnya.

Sementara 92% setuju bahwa hubungan antara mereka dengan ibunya sangat positif dan menyenangkan.

Saat ibu kita sedih, kita juga ikut merasakannya. So, sayangi selalu orang tua kita yaa..