Orang
tua tentu merasa pusing jika menghadapi kakak adik bertengkar setiap
hari. Pertengkaran anak umumnya terjadi karena masalah kecil. Pertengkaran juga
bisa dipicu oleh kondisi emosional anak saat itu. Bertengkar merupakan salah
satu cara anak prasekolah untuk mencari perhatian.
Pertengkaran
anak-anak di rumah sebaiknya jangan didiamkan agar tidak berkelanjutan. Jika
Anda sering menemukan kakak adik bertengkar, Anda harus menyikapinya dengan
cara yang tepat agar anak-anak dapat menarik pelajaran dari pertengkaran
tersebut. Kehadiran orang tua dalam menghadapi anak-anak bertengkar bukanlah
untuk memarahinya atau meredakan kegaduhan. Berikut beberapa cara untuk
mengatasi permasalahan anak.
Jangan
terpancing emosi
Bersikaplah
tenang dan sembunyikan rasa kesal serta emosi yang muncul kala anak-anak sedang
bertengkar. Jika Anda sedang beraktivitas, tetap lakukan pengawasan terhadap
anak. Terapkan juga cara ini kepada pengasuh Anda.
Leraikan/
Pisahkan saat anak berkelahi
Segera
pisahkan anak saat berkelahi dan biarkan mereka di kamarnya masing-masing untuk
menenangkan diri.
Ajak
anak berdiskusi
Berikan
kesempatan pada anak untuk mengungkapkan perasaan atau keluhannya. Jika ada
masalah, coba klarifikasi permasalahan dan meminta solusi terbaik dari semua
pihak yang terlibat. Orang tua dapat membantu untuk meluruskan konflik yang
terjadi. Tunjukkan kepada anak bagaimana cara menyelesaikan masalah secara
baik-baik tanpa harus mengedepankan emosi.
Perlakukan
anak-anak secara adil
Tidak
sedikit orang tua memarahi anaknya dengan membeda-bedakan mereka. Hal ini malah
akan memperburuk keadaan dan menimbulkan sikap benci satu sama lain. Perlakukan
anak-anak dengan adil, jangan bandingkan mereka ketika bertengkar.
Buat
peraturan
Buatlah
peraturan ringan bagi anak, misalnya tidak boleh bermain game saat weekend.
Pastikan semua anak mematuhi peraturan yang berlaku. Biarkan mereka membuat
hukuman bagi seseorang yang melanggar peraturan. Dengan begitu, anak akan
belajar mengambil keputusan dan Anda pun bisa memuji mereka jika patuh dengan
aturan.
Berikan
ekstra perhatian
Kurangnya
perhatian orang tua dapat memicu anak saling membenci satu sama lain.
Sesibuk-sibuknya Anda bekerja, luangkanlah waktu untuk si kecil. Buat rencana
pergi dengan anak dan biarkan dia bercerita. Cara ini akan membentuk
kepribadian anak nantinya.
Orang
tua harus menyikapi pertengkaran anak-anak dengan mengikuti langkah-langkah di
atas secara konsisten, diharapkan anak bisa belajar mengendalikan diri dan
mengelola emosinya. Sebaliknya, jika Anda salah menangani ketika kakak
adik bertengkar, mereka akan berkembang menjadi pribadi yang lemah, tidak
punya keberanian, tidak bisa membuat keputusan sendiri, mudah terpengaruh
lingkungan, labil, dan kurang percaya diri.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
