Serat Makanan Penting Bagi Tubuh

Serat makanan sangat penting bagi tubuh. Selain membutuhkan vitamin, mineral, protein dan nutrisi-nutrisi lain, tubuh juga membutuhkan serat makanan. Meskipun serat makanan merupakan bagian yang tidak dapat dicerna dan diserap oleh tubuh, namun perannya sangat penting untuk menghasilkan energi di dalam tubuh.

Setiap hari tubuh Anda rata-rata membutuhkan serat makanan sebanyak 25-40 gram. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut pun mudah saja, Anda hanya perlu mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung serat. Dengan hanya mengkonsumsi tiga porsi sayuran dan 2 porsi buah setiap harinya, maka dengan begitu kebutuhan serat Anda pun akan mudah terpenuhi. Serat yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan merupakan serat yang larut dalam air, atau dikenal juga dengan istilah soluble fiber. Nantinya, serat ini akan bercampur dengan air dan membentuk jaringan yang pekat seperti agar-agar atau gel.

Meski demikian, setiap jenis sayuran dan buah-buahan memiliki kandungan serat yang berbeda-beda. Misalnya, setiap 100 gram apel merah mengandung serat sebanyak 2 gram, pir hijau sebanyak 2,3 gram, pepaya 1,3 gram, jambu batu merah 7,3 gram, belimbing 0,9 gram, semangka 0,3 gram, serta buah-buahan lain pun memiliki kandungannya masing-masing. Sementara untuk sayuran seperti wortel, kangkung, bayam, nangka muda, daun pepaya, terong dan buncis mengandung serat sebanyak 1,2 gram setiap 100 gram. Dari situ Anda dapat mengkalkulasikan sendiri buah dan sayuran apa serta jumlah yang perlu dikonsumsi, agar kebutuhan serat makanan Anda dapat terpenuhi.

Selain serat makanan yang larut dalam air, ada juga serat yang tidak larut dalam air atau biasa dikenal juga dengan insoluble fiber. Serat jenis ini juga sangat baik bagi tubuh karena dapat mencegah pencernaan Anda agar tidak kekurangan air serta tidak menghasilkan feses yang keras. Hal tersebut disebabkan karena jenis serat ini bersifat higroskopis, sehingga dapat menahan air sebanyak 20 kali dari beratnya sendiri. Serat yang tidak larut dalam air dapat Anda peroleh dari sayur dan buah yang dimakan dengan kulitnya, serealia, gandum serta kacang-kacangan.

Jika kesibukan membuat Anda tidak bisa berbelanja untuk menyediakan buah-buahan dan sayuran di rumah, Anda masih bisa memenuhi kebutuhan serat dengan mengonsumsi suplemen makanan yang kini banyak beredar di pasaran. Biasanya, suplemen-suplemen tersebut terbuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan berserat tinggi seperti rumput laut sehingga sering juga disebut sebagai serat makanan instan. Meski begitu, sebaiknya Anda membatasi konsumsi serat instan tersebut dan lebih mengutamakan serat alami yang berasal dari buah-buahan dan sayuran tadi. Tidak hanya mengandung serat yang penting bagi tubuh, serat alami dari buah-buahan dan sayuran juga dipastikan bebas akan bahan-bahan kimia sehingga benar-benar aman bagi tubuh.


Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .