Pertolongan Pertama Pada Tanda-Tanda Bahaya Dalam Kehamilan

Tanda-tanda kehamilan perlu diketahui untuk memantau dan menjaga kesehatan ibu hamil dan janinnya. Ketika Anda mengenali tanda bahaya kehamilan, tentu bisa melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut adalah tanda bahaya kehamilan yang wajib diketahui oleh ibu hamil:

Tanda-tanda bahaya kehamilan pada trimester I:

·         Pendarahan pada vagina, baik berwarna coklat, merah muda atau merah dengan jumlah sedikit atau banyak.

·         Merasakan nyeri yang hebat pada perut atau pinggang.

Tanda bahaya kehamilan trimester II dan III:

·         Keluar cairan banyak dari vagina

·         Bengkak pada tangan, kaki, atau muka

·         Merasakan nyeri pada ulu hati, pandangan kabur, atau nyeri kepala yang hebat

·         Adanya kontraksi atau perut tegang hilang timbul. Makin lama makin teratur dan kuat.

·         Hilang atau berkurangnya pergerakan bayi

·         Jika tanda bahaya kehamilan di atas terjadi, Anda bisa melakukan hal-hal berikut di rumah sebagai pertolongan pertama:

Bila terjadi pendarahan pada vagina:

·         Segera gunakan pembalut  atau sejenisnya, untuk dapat memonitor seberapa banyak pendarahan yang terjadi

·         Istirahat atau bedrest untuk mencegah pendarahan lebih banyak. Pastikan ada seseorang yang bisa membantu Anda ketika membutuhkan pertolongan

·         Jangan masukan apapun ke dalam vagina. Hindarkan pemakaian tampon, hubungan seksual atau pencucian vagina

·         Segera mencari pertolongan atau transportasi agar Anda dapat datang langsung ke fasilitas medis

Bila terjadi nyeri perut atau pinggang hebat:

·         Segera rebahkan badan Anda untuk beristirahat

·         Perhatikan sifat dari nyeri yang dirasakan. Apakah terus menerus, hilang timbul (lama setiap durasinya), frekuensinya, seperti ditusuk-tusuk/diremas/mules menyerupai haid

·         Jangan gosok/usap/pijat daerah perut karena dapat meningkatkan kontraksi rahim

Bila keluar cairan banyak dari vagina:

·         Duduk atau berbaring agar tidak semakin banyak cairan yang keluar

·         Rasakan apakah ada kontraksi/perut tegang

·         Perhatikan gerakan anak bila sebelumnya sudah pernah merasakan gerakan anak

·         Segera mencari pertolongan atau transportasi agar Anda dapat datang langsung ke fasilitas medis

Bila bengkak pada kaki, tangan, muka atau disertai dengan nyeri kepala hebat, pandangan kabur atau nyeri ulu hati:

 

·         Bila mampu, hitunglah denyut nadi atau jantung

·         Jika Anda memiliki alat untuk mengukur tekanan darah. Mintalah seseorang memeriksakan tekanan darah Anda

·         Berbaring untuk beristirahat, hindari terjatuh karena nyeri yang hebat atau pingsan

·         Segera mencari pertolongan atau transportasi agar Anda dapat datang langsung ke fasilitas medis

Bila timbul kontraksi/perut tegang hilang timbul yang semakin lama semakin teratur, sering dan kontraksi semakin kuat:

·         Rasakan sambil hitung berapa detik kontraksi tersebut terjadi, dan berapa lama kontraksi tersebut muncul kembali.

·         Datanglah ke fasilitas medis dimana terdapat tempat persalinan karena kemungkinan besar tidak lama lagi bayi Anda akan lahir.

Berkurangnya atau hilangnya pergerakan bayi:

·         Hitunglah seberapa sering bayi Anda bergerak sambil berpindah posisi beberapa kali

·         Minumlah air putih yang banyak dan makanlah makanan yang manis untuk meningkatkan kadar glukosa darah Anda.

·         Bila bayi masih belum aktif juga, segera datang ke fasilitas medis untuk pemeriksaan bunyi jantung bayi Anda.

Tanda-tanda bahaya kehamilan di atas, sering muncul dan mudah diketahui oleh ibu hamil. Lakukan pertolongan pertama seperti yang dijabarkan di atas ketika Anda berada di rumah sendiri. Masih banyak gejala atau tanda lain yang harus Anda waspadai. Selalu menghubungi dan datangi pihak medis untuk mendapatkan tindakan yang tepat.

Narasumber:

Julius Tornado Pangjoman, dr., Sp.OG

Spesialis Obstetri & Ginekologi – Infertilitas

RS Melinda 2

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .