Penyakit Rotavirus Bisa Sebabkan Kematian Pada Bayi?

Tingkat kematian bayi dan anak di Indonesia pada urutan teratas masih disebabkan oleh diare. Hal ini dipicu oleh virus rota atau dikenal dengan penyakit rotavirus. Virus ini tergolong berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian pada bayi dan anak. Untuk itu perlu dicegah agar anak tidak terserang virus ini.

Sampai saat ini, belum ada penanganan khusus untuk permasalahan penyakit rotavirus, namun diperlukan vaksinasi sebagai pencegahan awal agar anak tidak terjangkit virus ini. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pemberian dosis vaksin virus rota dilakukan sebanyak 3x. Pemberian pertama saat bayi usia 2 bulan, dan selanjutnya pada usia 4 dan 6 bulan.

Virus rota dapat dengan cepat menular ke anak lainnya melalui tangan, mainan, atau barang yang terkena oleh anak yang terinfeksi rotavirus tersebut. Gejala yang ditimbulkan adalah, demam, muntah, dehidrasi selama 2 hari, serta nyeri perut. Untuk itu, penyakit rotavirus harus ditindaklanjuti dengan cepat dan baik agar tidak semakin parah sehingga menyebabkan kematian.

Virus ini dapat berkembang dan bertahan di tangan anak selama berjam-jam. Oleh karena itu, berikan perhatian khusus terhadap kebersihan lingkungan sekitar anak. Maka, tentunya penyakit rotavirus dapat dihindari dengan baik.

 


Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .