Pemanasan merupakan bagian yang tidak kalah penting
sebelum melakukan olahraga. Dalam berolahraga, Anda menggerakan seluruh atau
bagian anggota tubuh, gerakan yang dilakukan pun berbeda dengan kegiatan
sehari-hari Anda. Otot dan sendi merupakan bagian tubuh yang akan digerakkan
saat berolahraga.
Oleh karena itu, pemanasan bertujuan untuk menyiapkan otot
dan sendi tubuh sebelum melakukan aktivitas olahraga sebenarnya. Dengan
pemanasan suhu tubuh akan meningkat kurang lebih satu derajat celcius. Kenaikan
suhu ini akan diikuti dengan meningkatnya denyut jantung yang akan menyebabkan
aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih cepat sehingga pasokan oksigen ke
dalam otot menjadi lebih banyak.
Setelah pemanasan ini, Anda akan mampu menggerakan anggota
tubuh dengan cepat, kuat, sudut gerak yang luas, dan rasa nyaman. Dan berikut
beberapa manfaat yang dapat Anda dapatkan dari pemanasan sebelum berolahraga :
- Meningkatkan tingkat energi yang dikeluarkan
oleh metabolisme tubuh.
- Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf
yang memerintah gerakan tubuh.
- Meningkatkan efisiensi dalam proses
reciprocal innervation, sehingga memudahkan otot-otot berkontraksi dan rileks
secara lebih cepat dan efisien.
- Meningkatkan kapasitas kerja fisik atlet.
- Mengurangi adanya ketegangan otot.
- Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung
dalam gerakan memanjang atau meregang.
- Terjadinya peningkatan kondisi tubuh atlet
secara psikologis, karena pemanasan mampu membangun kepercayaan diri dan rasa
nyaman Anda.
Jika Anda melewatkan sesi pemanasan, akan berakibat rasa
kaku pada sendi, otot tubuh, kram otot. rasa pegal dan mencegah cedera parah.
Efek jangka panjang yang terjadi jika Anda melewatkan pemanasan adalah
timbulnya varises, apalagi untuk Anda para wanita. Waktu yang dibutuhkan untuk
sesi pemanasan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan fisik dan kondisi yang
ada. Namun, akan lebih baik jika pemanasan dilakukan secara intensif untuk
meningkatkan suhu tubuh sehingga menyebabkan tubuh Anda berkeringat, dan jangan
sampai dilakukan secara berlebihan sehingga menyebabkan keletihan. Berbeda jika
cuaca sedang dingin, pemanasan dapat dilakukan secara lebih intensif lagi.
Terdapat tiga jenis gerakan saat pemanasan, yaitu
peregangan statis, dinamis, dan gerakan-gerakan formal olahraga yang akan
dilakukan. Peregangan statis merupakan peregangan dengan meregangkan semua
sendi dan otot tubuh sejauh/seluas mungkin sampai hampir terasa sakit.
Selanjutnya sikap terebut ditahan sampai 20 hitungan.
Peregangan dinamis dilakukan dengan memutar dan
“memantul-mantulkan” sendi dan otot tubuh. Gerakan ini dilakukan sampai dengan
20 hitungan. Peregangan ini berisikan gerakan memanjangkan dan memendekkan otot
dan sendi, dan memutar-mutarkan otot dan sendi tubuh.
Gerakan peregangan statis dan dinamis sebaiknya dilakukan secara
berurutan, dari bagian tubuh atas lalu ke bawah atau sebaliknya. Peregangan
statis dan dinamis ini dapat juga digunakan sebagai latihan kelenturan. Dan
setelah gerakan keduanya dilakukan, selanjutnya Anda diperbolehkan melakukan
gerakan-gerakan formalitas yang mirip gerakan olahraga.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/
