Olahraga anak dan peran orang tua terhadap aktivitas fisik tentunya akan sangat berpengaruh. Tidak hanya memotivasi anak untuk aktif dalam berolahraga, tetapi juga dapat mempengaruhi hampir segala aspek dalam kehidupannya.
Orang tua dan motivasi
Anak-anak menyukai aktivitas fisik, dan ketika orang tua mendukung kegiatan yang mereka sukai, maka anak-anak pun akan lebih gembira. Orang tua dapat memotivasi anak untuk meraih hasil maksimal dalam kehidupannya, termasuk olahraga yang digelutinya.
Namun, usahakan tidak memaksa anak untuk terus menang dalam kegiatan olahraga yang diikutinya. Ajarkan anak-anak untuk bermain jujur dan menerima kekalahan serta tetap mendukungnya walaupun mereka kalah.
Mengajarkan hal positif
Banyak pelajaran yang dapat diambil dari aktivitas olahraga, di antaranya mengajarkan bagaimana untuk bekerjasama, disiplin, mengejar target, mengatasi kekecewaan, dan kejujuran. Orang tua dalam hal ini berperan untuk memberikan pengarahan pada anak untuk tetap tenang, berpikiran positif, dan menerima kenyataan dengan baik, apakah itu kekalahan atau kemenangan.
Biarkan anak untuk memilih dan melakukan aktivitas olahraga yang digemarinya. Jika anak menyukai berenang, biarkan anak menggeluti aktivitas tersebut. Suatu hari jika anak ingin berhenti berenang lalu berpindah pada basket, jangan menghalangi keinginannya.
Selalu berikan dukungan serta kebebasan pada anak, asalkan kegiatan olahraga anak yang positif tersebut dapat membuat anak tumbuh lebih bahagia serta percaya diri sehingga mendukung masa depannya.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
