Moms, Apakah Benar Nebulizer Dapat Digunakan Untuk Menyembuhkan Batuk dan Pilek Pada Anak?

Nebulizer adalah alat medis yang digunakan untuk mengubah obat cair menjadi uap yang bisa dihirup sehingga obat tersebut bisa langsung masuk ke paru-paru. Saat menggunakan alat ini, pasien akan menghirup uap tersebut melalui corong mulut atau masker yang terhubung ke alat nebulizer, sehingga obat dapat langsung diserap melalui saluran napas dan mencapai paru-paru.

Berdasarkan sebuah studi yang dilansir dari U.S. National Library of Medicine, penggunaan nebulizer juga bisa bermanfaat untuk membantu mengatasi batuk. Nebulizer menjadi salah satu pilihan pengobatan terutama ketika jenis pengobatan lain sudah tidak efektif.

Ketika mengidap masalah pada pernapasan, pengobatan yang dihirup atau berupa semprotan dapat membantu membersihkan saluran napas untuk meredakan gejala yang dialami.

Batuk dan pilek berhubungan dengan lendir yang menumpuk di rongga pernapasan. Untuk itu, manfaat dari anak menggunakan nebulizer adalah mengontrol penumpukan lendir atau dahak sehingga batuk dan pilek bisa berkurang.

Apa saja obat yang bisa diberikan melalui nebulizer?

Beberapa jenis obat yang biasanya diberikan melalui nebulizer meliputi:

1. Bronkodilator

Bronkodilator adalah obat yang dapat membantu dalam membuka saluran napas dan melancarkan pernapasan. Dokter sering meresepkannya untuk penderita asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan masalah saluran napas lainnya.Beberapa jenis obat golongan bronkodilator yang digunakan dalam alat nebulizer melipui:

  • Agonis beta-2, contohnya salbutamol, terbutaline, salmeterol, dan procaterol
  • Methylxanthine, misalnya teofilin dan aminofilin
  • Antikolinergik, seperti ipratropium dan glycopyrronium

2. Larutan garam steril (saline)

Nebulizer juga dapat digunakan untuk memberikan larutan saline untuk membantu dalam membuka saluran napas dan mengencerkan dahak. Dahak yang encer akan lebih mudah dikeluarkan lewat batuk.

3. Antibiotik

Beberapa jenis antibiotik juga bisa diberikan melalui nebulizer, sehingga langsung masuk ke paru-paru dan saluran napas. Obat antibiotik biasanya diberikan pada pasien dengan infeksi saluran napas berat. Beberapa jenis antibiotik untuk di nebulasi  gentamicin, amikacin, ceftazidime, and amphotericin B

Siapa yang membutuhkan penggunaan nebulizer?

Secara umum, nebulizer digunakan untuk pasien yang tidak bisa menggunakan inhaler. Misalnya, bayi, anak-anak, penderita penyakit berat, atau pasien yang membutuhkan obat dalam dosis besar.Dokter biasanya meresepkan obat yang diberikan lewat alat nebulizer untuk pasien dengan penyakit paru-paru yang meliputi:

  • Asma
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Cystic fibrosis
  • Bronkiektasis
  • Bronkiolitis

Nah, itu tadi beberapa kegunaan Nebulizer ya sekarang sudah tau kan jawabannya Moms…