Anda pasti sudah paham mengenai Pentingnya Sarapan Bagi Kesehatan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun tahukah, jika sarapan juga dapat membantu Anda yang sedang menjalankan program diet atau ingin menurunkan berat badan? Salah satu sarapan yang dapat menunjang diet adalah sarapan dengan telur. Sebagai bahan makanan, telur mempunyai kandungan gizi yang cukup komplit seperti karbohidrat, protein serta delapan macam asam amino yang bermanfaat untuk tubuh Anda.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa orang-orang yang sarapan dengan telur atau makanan berbahan telur ternyata pada siang harinya cenderung lebih memilih makanan-makanan yang rendah kalori, sehingga kalori yang masuk ke tubuhnya pun akan lebih sedikit dibandingkan orang-orang yang sarapan dengan makanan yang kaya akan karbohidrat.
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang-orang yang sarapan dengan telur dapat menurunkanberat badan sampai dengan 65%. Selain itu, mereka juga menjadi lebih berenergi dalam melakukan segala aktivitas hariannya. Hal tersebut selain disebabkan karena pemilihan makanan pada siang hari juga diakibatkan karena sarapan dengan telur yang notabene kaya akan protein ternyata dapat menunda rasa lapar lebih lama sehingga mencegah makan yang berlebihan.
Dengan kandungan yang hanya sebesar 70 kalori, telur merupakan makanan yang padat serta sumber protein yang bermutu tinggi. Perlu diketahui, setengah dari protein telur beserta berbagai nutrisi yang dikandungnya tersebut berada pada bagian kuning telurnya, sehingga sebaiknya Anda menyantap telur dengan kuningnya untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap.
Protein yang terkandung di dalam telur juga dapat dimanfaatkan sebagai cadangan energi apabila cadangan karbohidrat dan lemak di dalam tubuh telah habis. Selain itu, protein juga mampu menstimuli produksi enzim dalam tubuh yang dapat membantu kontraksi otot serta kegiatan sel lainnya sehingga tubuh akan menjadi lebih energik.
Selama ini masih banyak kepercayaan di masyarakat yang menganggap telur sebagai penyebab tingginya kadar kolesterol dalam darah, padahal hal tersebut tidak benar. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa sehat yang mengkonsumsi telur sebanyak dua butir setiap harinya selama enam bulan, tidak menunjukkan peningkatan kadar kolesterol dalam darahnya serta tidak mengalami gangguan dalam fungsi endotel atau lapisan dalam pembuluh darahnya. Sebuah penelitian lain justru mengungkapkan bahwa dengan mengkonsumsi telur akan membuat endotel mengalirkan darah dengan lebih lancar serta memperlebar lumen pembuluh darah, sehingga telur tidak terbukti meningkatkan kolesterol secara keseluruhan maupun kolesterol buruk (LDL).
Meski demikian, tentu Anda tidak dapat hanya mengandalkan telur saja untuk sarapan pagi. Menu sarapan yang paling baik pastilah makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, serat serta tidak terlalu banyak kandungan lemaknya. Dengan begitu Anda pun dapat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
