Mengonsumsi
air saat olahraga akan menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi. Saat berolahraga,
tubuh akan kehilangan lebih banyak cairan dan bila cairan tersebut tidak diganti,
maka dapat mengakibatkan dehidrasi. Dehidrasi dapat meningkatkan risiko sakit
yang disebabkan temperatur panas, seperti kelelahan dan heat stroke.
Setelah
mengetahui pentingnya mengonsumsi air saat olahraga, berapa banyak air yang
diminum sebelum dan sesudah olahraga? Yuk, simak beberapa panduan dasar tentang
banyaknya air yang Anda butuhkan untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
Sebelum
olahraga
Minum sekitar
500ml air dalam waktu 1 atau 2 jam sebelum olahraga agar tubuh tetap terhidrasi
selama olahraga.
Selama
olahraga
Minum 200-500
ml air setiap 15 menit berolahraga meskipun Anda tidak merasa haus. Hal ini
untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang selama olahraga dan menjaga agar
tubuh tetap berenergi.
Setelah
olahraga
Minum 2-3
gelas atau sekitar 600ml dalam waktu 2 jam setelah berolahraga. Hal ini
mencegah Anda dari dehidrasi, mengganti cairan keringat yang hilang, mengontrol
suhu tubuh, serta mengembalikan kesegaran tubuh. Untuk mengetahui cairan tubuh
yang hilang selama olahraga, Anda bisa melakukan tes urin. Jika urin berwarna
terang, berarti Anda terhidrasi. Sebaliknya, jika urin berwarna gelap, maka
Anda harus lebih banyak minum air putih sebelum, selama, dan setelah olahraga.
Segudang
manfaat air putih tentu dapat Anda peroleh jika dikonsumsi dalam takaran tidak
berlebihan. Layaknya obat, mengonsumsi air saat olahraga juga ada dosisnya.
Konsumsilah air dengan sewajarnya untuk sekadar melepas dahaga dan pastikan
cairan yang masuk ke tubuh seimbang dengan cairan yang hilang setelah
berolahraga.
Untuk
informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu
dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
