Pastinya, Anda pernah mengalami situasi di mana harus menunggu bayi tertidur lalu Anda baru memulai memasak untuk keluarga. Disamping itu, Anda mungkin akan berpikir secara terpaksa Anda harus melibatkan sang buah hati dalam kegiatan masak di dapur yang dapat membahayakan sang bayi. Jangan takut jika Anda harus memikirkan hal tersebut. Lakukanlah pengamanan sebelum Anda melakukan masak bersama sang buah hati.
Memang terasa berbeda bukan saat Anda memasak sendirian dan kali ini ditemani oleh sang buah hati. Sangat menyenangkan. Memasak bersama anak dapat memberikan dan mengajarkannya tentang nilai-nilai penting dalam kehidupan serta mendapatkan waktu yang berkualitas dalam kebersamaan. Dengan memasak, anak akan dikenalkan dengan bebauan yang baru, tekstur, kosa kata baru dan bahkan dapat mengajarkan matematika dan ilmu pengetahuan lainnya.
Hal pertama yang harus dilakukan saat memasak bersama anak Anda ialah, melakukan tindakan pencegahan, mengamankan dari benda-benda berbahaya di dapur. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti :
- Jauhkan anak Anda dari benda-benda panas atau area di mana terdapat peralatan masak yang panas.
- Perhatikan dan jangan biarkan anak bermain dengan pisau (pisau jenis apapun).
- Sediakan peralatan makan seperti, gelas, piring atau mangkuk berbahan plastik dan jangan berkaca.
- Tempatkan anak di kursi tinggi atau mendudukannya di meja dengan satu tangan dan Anda tetap memegangnya dan menghalangi dengan badan Anda agar tidak terjatuh.
- Jangan meninggalkan anak berada sendirian di dapur.
- Jangan biarkan dia memegang bahan-bahan mentah seperti, telur atau daging ayam karena dengan memegang benda tersebut dia akan memasukkan tangannya ke dalam mulut dan bahkan akan terkena kuman salmonella di dalam tubuhnya.
- Serta jangan meyimpan sekantung coklat chips di tempat yang dapat dijangkau oleh anak.
Saat kegiatan memasak sedang berlangsung, Anda dapat berbicara pada anak dan memberitahu apa yang sedang Anda lakukan, termasuk menjelaskan berbagai bumbu-bumbu. Berpura-puralah Anda berada dalam acara memasak di televisi dan Anda sebagai pembawa acaranya. Selanjutnya, Anda dapat memperkenalkan bebauan dari sayuran, bumbu-bumbu, seperti bawang putih dan bawang merah. Mintalah bantuannya untuk mengambilkan botol kecap atau bumbu lainnya dan diberikan pada Anda. Maka, reaksi anak pada bebauan tersebut akan beragam dan akan terekam dalam otaknya jika Anda sering melakukan hal tersebut. Agar Anda memiliki kenangan kebersamaan di saat-saat yang berbeda seperti ini dengan sang buah hati, siapkanlah kamera untuk mendokumentasikannya.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/
