Anak Anda sesak nafas? Itu mungkin karena asma menyerang lagi. Jadi, sebaiknya Anda mewaspadai penyakit ini saat kambuh melalui kiat-kiat berikut ini:
- Hindarkan semua pemicu
- Menjaga lingkungan sekitar
- Obat asma
- Gunakan sesuai dosis
Asma dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti debu, jamur, kecoa, bulu binatang, udara dingin, asap rokok, bau cat, makanan tertentu, perubahan cuaca, hingga aktivitas tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memahami gejala yang mungkin menyebabkan asma kambuh kembali, dan sebisa mungkin menghindari semua faktor tersebut.
Jika anak memiliki asma, sebaiknya Anda mencuci sarung bantal, selimut, dan seprei seminggu sekali. Lalu kurangi barang-barang dalam kamar, untuk mengkondisikan ruangan yang lebih luas sirkulasi udaranya. Jika membersihkan ruangan, sebaiknya anak tidak sedang berada dalam ruangan yang sama, atau gunakan vacuum cleaner. Jika penyebab penyakit asma adalah bulu binatang peliharaan, jangan biasakan binatang tersebut masuk ke dalam rumah.
Untuk menghadapi asma yang kambuh, sebaiknya Anda menyediakan obat yang diperlukan. Pada dasarnya, obat asma terbagi dua jenis, yaitu obat pelega dan obat pengontrol. Obat pelega digunakan pada serangan asma untuk melebarkan saluran nafas yang menyempit. Sedangkan obat pengontrol yang digunakan untuk mencegah serangan asma pada penderita akut, biasanya digunakan lebih dari satu kali dalam seminggu, tetapi tidak lebih dari satu kali pemberian dalam seharinya. Obat yang paling umum di pasaran bagi penderita asma adalah inhaler. Dengan cara pemakaian yang langsung disemprotkan ke dalam tenggorokan, dampak penyembuhan lebih cepat terasa dan efek sampingnya lebih rendah ketimbang obat yang diminum.
Penggunaan obat pelega dapat diulang sesuai dosis yang dianjurkan, tetapi bila penangkal tersebut tidak menyelesaikan serangan asma, jangan meneruskan pemberian. Ingat bahwa obat pengontrol pun tidak dapat digunakan beberapa kali dalam sehari. Jadi, lebih baik membawa anak ke dokter jika serangan tidak dapat dihentikan.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
