Masa Subur Sperma Laki-Laki Meningkat Saat Musim Dingin?

Masa subur sperma laki-laki terjadi pada musim dingin hingga awal musim semi. Pola sperma pada musim dingin dan musim semi dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan dan hal ini menjelaskan fenomena puncak persalinan pada musim gugur. Pasalnya musim gugur adalah masa yang paling banyak dikaitkan dengan kelahiran bayi.

Penelitian di American Journal dengan 6.000 sukarelawan pria yang menjalani perawatan kesuburan, menunjukkan sperma dalam jumlah terbanyak, yang berenang gesit, dan paling sedikit kelainannya terjadi pada musim dingin dan menurun secara perlahan hingga musim semi. Pola sperma seperti ini penting diketahui oleh pasangan yang memiliki masalah kesuburan pada pria.

Berbicara mengenai kuantitas sperma, diperkirakan perlu 70 hari bagi tubuh untuk memproduksi sel sperma dan sperma terbaik diproduksi pada musim dingin. Rata-rata pria memproduksi 70 juta sperma per ml semen pada musim dingin. 5% dari jumlah sperma tersebut berenang sangat gesit, sehingga meningkatkan peluang pasangan untuk mendapat kehamilan.

Sedangkan pada musim semi, jumlah yang dihasilkan sekitar 68 juta sperma per ml dan hanya sekitar 3% yang berenang dengan sangat gesit. Pria dengan produksi sperma tidak normal, tidak akan menunjukkan pola masa subur tersebut. Mereka memperlihatkan kecenderungan pergerakan sperma yang lumayan baik pada musim gugur dan jumlah sperma normal terbanyak berjumlah 7% pada musim semi.

Penelitian lain menunjukkan kualitas dan kuantitas sperma menurun setelah umur 35 tahun. Pria lebih tua sulit memiliki anak, terlepas umur perempuannya. Semakin tua seorang pria, maka risiko keguguran bagi pasangannya juga meningkat.

Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bagi pasangan untuk memiliki anak, tentu dibantu perawatan medis yang baik. Ada banyak faktor terkait masa subur sperma laki-laki, seperti gaya hidup, lingkungan yang tercemar kimia, dan penyebab lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan sperma.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .