Masa Nifas dan Inilah Gangguannya

Masa nifas dan gangguannya memang dapat terjadi pada setiap ibu pasca melahirkan. Masa nifas, seorang ibu membutuhkan proses pemulihan agar seluruh tubuhnya dapat kembali normal, kurang lebih selama 40 hari setelah melahirkan. Di masa nifas, sangat membutuhkan perhatian dan pemenuhan kebutuhan akan makanan yang mengandung zat gizi serta cairan dalam tubuh. Perubahan hormon pada masa nifas harus diperhatikan, karena kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan setelah melahirkan yang tidak berakhir lebih dari 10 hari.

Gangguan masa nifas terkadang muncul tanpa disangka-sangka. Gangguan masa nifas dapat terjadi karena banyak hal, tergantung kondisi fisik dan psikis masing-masing ibu pasca melahirkan. Namun, ada langkah yang bisa dilakukan agar masa nifas dan gangguan bisa diatasi.

1.    Banyak ibu yang mengalami anemia selama masa nifas, dikarenakan infeksi. Apalagi bagi mereka yang ketika persalinan mengalami perdarahan, proses yang sangat lama, atau bisa jadi si ibu sudah menderita anemia sejak masa kehamilan. Konsumsi cukup kandungan zat besi dan vitamin sebelum dan selama hamil, maupun pada masa nifas.

2.    Pendarahan bisa saja terjadi segera setelah proses persalinan selesai. Waspadai tekanan darah menurun, denyut nadi cepat dengan cara pantauan cermat dokter atau bidan selama 2 jam pertama setelah persalinan atau lebih.

3.    Pre-eklampsia atau eklampsia juga dikenal sebagai 'keracunan' kehamilan, menjadi penyebab nomor satu kematian ibu melahirkan di Indonesia. Gejalanya bisa muncul sejak hari pertama masa nifas hingga hari ke-28. Terapkan pola makan sehat dan seimbang, batasi konsumsi makanan berlemak dan kolesterol tinggi, periksa rutin kehamilan agar kesehatan ibu maupun calon anak dapat terjaga.

4.    Jika Anda melakukan hubungan seksual sebelum rahim benar-benar bersih, maka dapat berisiko terkena infeksi. Muncul demam tinggi, cairan lokia berbau tidak sedap atau berubah warna yang tidak lazim, muncul gejala perdarahan, nyeri pada vagina merupakan tanda-tanda terkena infeksi.

Beberapa penyesuaian dibutuhkan ibu pada masa nifas untuk melakukan aktivitas dan peran barunya sebagai seorang ibu pada minggu atau bulan-bulan pertama setelah melahirkan. Mintalah bantuan suami atau keluarga yang lain, jika Anda terkena gangguan masa nifas. Beristirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang merupakan kunci utama meminimalisir gangguan masa nifas.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .