Percaya atau tidak, bahwa banyak penelitian membuktikan bahwa banyak manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian menunjukkan bahwa puasa adalah salah satu tren diet paling populer di seluruh dunia. Selain membantu penurunan berat badan, Dr. Razeen Mahroof, dari Universitas Oxford di Inggris, menjelaskan bahwa puasa dapat membantu menjaga otot dan mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Proses detoksifikasi juga terjadi, karena setiap racun yang disimpan dalam lemak tubuh dilarutkan dan dikeluarkan dari tubuh.
Setelah beberapa hari berpuasa, kadar endorfin yang lebih tinggi diproduksi di darah, yang dapat memiliki dampak positif pada kesehatan mental. Penelitian oleh dr. Longo dan rekannya menunjukkan puasa yang berkepanjangan juga efektif untuk regenerasi sel-sel kekebalan tubuh. Ketika Anda kelaparan, sistem mencoba menghemat energi, dan salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menghemat energi adalah mendaur ulang banyak sel kekebalan yang tidak diperlukan, terutama yang mungkin rusak.
Dengan manfaat kesehatan potensial dari puasa yang dipuji secara luas oleh para ahli gizi di seluruh dunia, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menjalankannya. Minum banyak air saat berbuka puasa dan sahur. Hindari aktivitas berat pada hari-hari puasa, untuk tetap bugar, lakukan olahraga ringan seperti yoga, bersepeda santai dan berjalan kaki. Konsumsi makanan padat nutrisi yang kaya akan protein, serat, dan lemak sehat. Contohnya termasuk kacang-kacangan, telur, ikan, alpukat, sayuran, dan buah-buahan dengan kadar air tinggi. Mengonsumsi makanan yang kaya serat, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya membantu menjaga kadar gula darah stabil dan mencegah defisiensi nutrisi saat puasa.
