Mainan terbaik untuk anak dan
perkembangan intelektualnya ternyata dapat dengan mudah Anda temukan. Dilihat
dari harganya pun tidak terlalu menguras kantong. Ingin tahu mainan anak apa
saja yang bisa menghibur sekaligus mengasah kemampuan otak anak? Simak
informasi berikut ini:
Balok
Terdapat 3 tahapan dalam
permainan balok ini:
·
Tahap pertama,
mengangkut dan membawanya. Anak usia 2 tahun sudah mulai bisa dikenalkan dengan
permainan balok. Mereka umumnya baru bisa memegang, mengangkut, membawanya, membangun
lalu menjatuhkannya dengan sengaja. Anak-anak usia ini memang lebih senang
membuat berantakan balok-balok. Namun di balik kekacauan ini, anak dapat
belajar jika balok-balok tersusun benar maka tidak akan terjatuh, dan
sebaliknya.
·
Tahap kedua, anak
usia 3 tahun sudah bisa menyusun balok secara berbaris dan menumpuknya.
Walaupun anak belum memiliki niat atau pikiran untuk menyusun dan menjadikan
sebuah bentuk, namun mereka sudah belajar untuk mengasah otaknya dalam
membangun.
·
Tahap ketiga, anak
usia preschooler sudah mulai bisa
membuat stuktur sederhana dari balok-balok. Mereka mulai bereksperimen dengan
berbagai bentuk balok lalu menyusunnya dengan cara mencocokannya. Tidak hanya
mulai merencanakan apa yang akan dibentuk, mereka juga belajar untuk mencari cara
bagaimana bentuk itu bisa dibuat.
Bola
Bola memang mainan yang
sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi perkembangan kecerdasan anak. Saat
bayi melihat bola yang bergulir, secara otomatis matanya mengikuti ke mana bola
tersebut bergerak. Membantu mengembangkan koordinasi gerakan mata dan tubuhnya.
Ketika bayi sudah beranjak
dewasa dan mulai merangkak, mereka akan belajar memahami ruang serta
mengukurnya. Memasuki usia preschool,
anak akan mulai menggunakan logikanya dalam melempar bola. Harus sekencang apa
melempar bola untuk sampai ke targetnya dan menyadari beda ukuran bola maka
berbeda juga kecepatannya.
Bermain memasukkan air
Anak-anak suka bermain air!
Kabar baiknya, kecerdasan anak bisa terasah dari permainan ini. Caranya cukup
sediakan berbagai ukuran wadah dan air. Ajarkan anak untuk memasukkan air ke
dalam wadah dengan berbagai ukuran tersebut. Seiring berjalannya waktu, anak
akan melihat dan menyadari bahwa wadah dengan ukuran lebih besar dapat
menampung air lebih banyak dan sebaliknya.
Bermain boneka
Bermain boneka, baik itu anak
perempuan dengan barbie atau boneka
hewannya, atau lelaki dengan robot-robotannya. Boneka ternyata mampu mengasah
imajinasi anak dan mengontrol emosinya. Saat anak bermain boneka, mereka akan
mengeksplorasi bagaimana rasanya mengontrol sesuatu.
Tidak perlu membelikan mainan
dengan harga mahal, karena dengan permainan sederhana pun bisa memberikan
manfaat besar. Pastikan juga mainan terbaik untuk anak yang Anda berikan
terjaga kebersihannya, keamanannya, dan disesuaikan dengan usianya. Selamat
mengajak anak bermain sembari belajar.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
