Luangkan Sedikit Waktu untuk Berolahraga

Bagi sebagian orang memiliki jawabannya masing-masing jika ditanyakan mengenai waktu berolahraga. Sebagian orang yang menyukai olahraga tentu sangat senang melakukannya dan sudah pasti memiliki waktu luang untuk menggerakkan tubuhnya, baik sebelum melakukan aktivitas di pagi hari ataupun setelah beraktivitas di sore hari. Namun akan berbeda pula bagi sebagian orang yang selalu menjawab tidak memiliki waktu atau tidak sempat untuk berolahraga.

Setiap manusia pasti menginginkan hidup sehat. Terdapat pepatah mengatakan bahwa, "Sehat itu mahal". Namun bagaimana Anda bisa mendapatkan hidup sehat jika tidak memiliki sedikit waktu luang untuk berolahraga? Menjaga konsumsi yang dimakan pun juga tidak bisa menjamin kesehatan Anda tanpa melakukan olahraga ringan.

Alasan klasik di atas selalu kita jumpai. Pertanyaannya, jika waktu lebih dari 24 jam sehari apakah Anda mau berolahraga? The British Heart Foundation melakukan survei dengan mencatat dua dari tiga orang Inggris yang mengaku tidak memiliki waktu berolahraga, walaupun hanya 30 menit saja dari 24 jam waktu yang tersedia setiap harinya.

Walaupun tiga perempat dari 2.000 orang partisipan merasa sehat-sehat saja, namun 93 persen orang lainnya mengaku merasa tidak pernah melakukan olahraga. Selaiin kurang berolahraga, partisipan juga lebih sering melakukan hal seperti mengkonsumsi makanan yang tidak bergizi, minum alkohol, merokok dan kurang makan sayur serta buah.

Sangat disayangkan jika sebagian orang tak bisa meluangkan sedikit waktunya untuk berolahraga. Semua orang memang sepakat bahwa adanya teori "Olahraga itu menyehatkan", namun tidak semua orang dapat merealisasikannya karena hal yang menjadi penyebabnya merupakan tidak adanya waktu.

Direktur Prevention dan Care BHF, Dr. Mike Knapton mengatakan, "Tampaknya populasi orang dewasa saat ini sudah sangat terganggu dengan semua aktivitas sehari-harinya sampai-sampai tidak memiliki waktu lagi untuk melakukan olahraga. Jarang sekali orang yang memasukkan olahraga ke dalam agenda mingguan apalagi harian."

Dr. Knapton menuturkan, "Belum tentu juga jika ada waktu lebih seseorang bisa berolahraga. Di luar waktu bekerja atau aktivitas lainnya, lebh banyak yang menghabiskan waktunya untuk berisitirahat. Bahkan jika satu hari lebih dari 24 jam dan sebulan lebih dari 30 hari, olahraga tetap tidak akan diprioritaskan."

"Orang dewasa hanya butuh inisiatif dan manajemen waktu yang lebih baik untuk bisa melakukan olahraga rutin. Alasan tidak ada waktu atau terlalu sibuk seharusnya tidak menjadi halangan untuk berolahraga. Itulah resikonya menjadi orang dewasa, harus melakukan banyak hal dalam waktu yang terbatas," Dr. Knapton menambahkan.

Setiap orang pun mengakui bahwa olahraga itu menyehatkan, bahkan dapat mengurangi resiko penyakit jantung, obesitas, diabetes, mencerdaskan otak hingga meningkatkan kemampuan seksual Anda, serta masih banyak manfaat lainnya yang Anda peroleh dari berolahraga. Lalu, apa yang Anda tunggu lagi saat ini untuk memperoleh kesehatan bagi tubuh Anda sendiri.

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .