Konstipasi dan kehamilan: Apa yang perlu diketahui?

Sembelit adalah gejala yang sangat umum yang dialami banyak wanita selama kehamilan. Beberapa wanita mengalami sembelit pada tahap awal kehamilan mereka, sementara itu tidak mempengaruhi wanita lain sampai jauh di kemudian hari. Peningkatan hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan relaksasi otot-otot tubuh, termasuk usus. Saat usus bergerak lambat berarti pencernaan lebih lambat, dan ini dapat menyebabkan sembelit pada ibu hamil. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica, tiga dari empat wanita hamil akan mengalami sembelit dan masalah usus lainnya di beberapa titik.

  1. Diet tinggi serat membantu mencegah sembelit pada ibu hamil, hal Ini tentu dapat memasok vitamin dan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh serta janin. Wanita hamil harus mencoba mengonsumsi setidaknya 30 gram serat makanan setiap hari agar tetap sehat.
  2. Penting untuk tetap terhidrasi selama kehamilan. Wanita hamil harus minum setidaknya 10 gelas air.
  3. Cobalah memecah asupan makanan harian Anda menjadi lima atau enam porsi kecil untuk membantu meredakan sembelit. Ini akan memungkinkan perut mencerna makanan tanpa harus bekerja lebih keras. Makan makanan dalam jumlah besar dapat membebani perut dan mempersulit sistem pencernaan ibu hamil.
  4. Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu mengurangi sembelit. Wanita hamil harus mencoba berolahraga ringan seperti berjalan kaki dan yoga hamil selama tiga kali seminggu masing-masing selama 20 hingga 30 menit.

Jika cara mengatasi sembelit pada ibu hamil di atas tidak dapat membantu Anda, mungkin sudah waktunya untuk mendiskusikan pilihan lain dengan dokter. Meskipun banyak obat pencahar tersedia tanpa resep, penting untuk memeriksakan diri ke dokter mana yang aman untuk digunakan. Dalam kebanyakan kasus, sembelit pada ibu hamil berumur pendek dan sembuh tanpa pengobatan.