Kiat Berhubungan Baik dengan Mantan Suami

Perceraian bukan berarti Anda harus benar-benar memutuskan hubungan komunikasi dengan mantan suami atau pasangan. Khususnya Anda yang sudah memiliki anak atau sampai menimbulkan konflik pasca perceraian. Berikut ini beberapa cara untuk menjalin hubungan baik dengan mantan pasangan.

 

Perubahan perilaku

Sebelum bercerai, Anda mungkin mengenalnya sebagai pribadi menyenangkan, baik, ramah, dan lainnya. Namun satu hal yang perlu diingat, perceraian bisa mengubah perilaku seseorang sehingga dibutuhkan pengertian lebih jika niat baik Anda untuk menjalin hubungan baik ditanggapi dingin.

 

Komunikasi yang efektif

Komunikasi efektif berlaku dalam setiap jalinan hubungan, termasuk dengan mantan pasangan. Walaupun akan terasa berbeda dengan saat Anda masih menikah dengannya, komunikasi tetap penting pasca perceraian. Hindari gaya berkomunikasi yang terlalu pribadi, karena Anda tetap harus menjaga jarak, namun tetap bersikap sopan seperti mengucapkan ¨terima kasih,¨ ¨apa kabar¨, dan lainnya.

 

Jangan terbawa emosi

Jika Anda masih dalam proses perceraian, ada baiknya untuk menjaga emosi. Jangan sampai mengucapkan atau menuliskan hal negatif pada pasangan karena bisa dijadikan bukti yang memberatkan Anda dalam persidangan. Jika masih terbawa emosi, lebih baik diam ketika menghadapi mantan pasangan.

 

Layaknya klien bisnis

Profesional dalam menghadapi mantan pasangan layaknya klien bisnis. Hindari memberikan informasi pribadi atau berkomunikasi terlalu akrab, karena mantan pasangan bisa salah paham pada niat Anda, yang sebenarnya hanya ingin menjalin komunikasi dengan baik. Ingatlah untuk tetap ramah namun hindari kemesraan.

 

Jangan terus menyalahkannya

Hindari menggunakan kata-kata negatif berbau menyalahkan mantan pasangan atas gagalnya rumah tangga. Penggunaan kata-kata negatif hanya akan memicu pertengkaran di antara Anda dan mantan pasangan.

 

Menjalin hubungan dengan mantan pasangan pasca perceraian mungkin akan terdengar sulit. Luka akibat gagalnya rumah tangga dapat terus membayangi Anda juga mantan. Namun, jangan sampai luka tersebut mengecilkan niat Anda untuk tetap menjalin hubungan baik.

Bijaklah dalam menjalin hubungan dengan mantan suami atau pasangan, terlebih jika Anda sudah memiliki anak. Perceraian sudah cukup mempengaruhi psikologis anak, jangan sampai konflik antara Anda dan mantan memperparah kondisi anak. Kesampingkan ego masing-masing dan buatlah yang terbaik bagi anak juga Anda berdua.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .