Bau badan
tentu dapat menggangu penampilan Anda. Banyak cara bisa Anda lakukan untuk
menghilangkannya, salah satunya dengan menghindari makanan
penyebab bau badan berikut ini:
Karbohidrat
rendah
Jika Anda sedang menjalani diet dengan membatasi asupan
karbohidrat dalam tubuh, maka bersiaplah menghadapi bau keringat yang buruk.
Hal ini disebabkan pemotongan karbohidrat yang menyebabkan makanan kaya protein
menjadi berlebihan dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat membantu membakar
timbunan lemak dalam tubuh namun memicu pelepasan keton ke aliran darah
sehingga mengeluarkan bau keringat tidak sedap.
Trimetilamina
Bau badan bisa juga disebabkan oleh kelainan genetik,
khususnya penderita trimethylaminuria.
Kondisi kelainan genetik trimethylaminuria
membuat tubuh tidak mampu memecah asam amino, trimetilamin, dan menyebabkan bau
badan amis. Seafood, minyak ikan,
telur, hati, susu sapi, produk kedelai, kacang-kacangan, dan brokoli termasuk
dalam jenis makanan mengandung asam amino.
Rempah-rempah
Beberapa rempah-rempah memiliki aroma kuat sehingga ketika
dicerna dapat menghasilkan gas sulfur. Gas tersebut akan diserap darah dan dieliminasi
melalui paru-paru dan pori-pori kulit. Sampai akhirnya menyebabkan bau mulut
dan bau badan. Rempah-rempah penyebab bau badan tersebut, di antaranya: bawang
merah, bawang putih, dan kari.
Alkohol dan
kafein
Alkohol dan kafein ternyata bisa menjadi penyebab bau
badan. Selain itu, jika Anda mengonsumsi berlebihan kedua minuman tersebut,
bisa mengganggu kesehatan tubuh.
Makanan
olahan dan junk food
Bau badan dan bau mulut bisa disebabkan oleh konsumsi
makanan olahan yang terlalu banyak garam/gula, tepung, minyak terhidrogenasi,
dan lainnya. Makanan olahan cenderung akan membusuk di perut sehingga
memproduksi bau napas dan bau badan.
Produk susu
Produk susu kaya akan protein, sehingga ketika dipecah
dalam perut dapat menimbulkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan. Kedua
elemen tersebut dapat memicu bebauan busuk.
Daging
Merah
Semakin lama tubuh mencerna makanan, maka tubuh akan
melepaskan racun dan gas berbau busuk yang menjadi penyebab bau keringat.
Begitu pun yang terjadi ketika Anda mengonsumsi daging merah. Jenis daging
merah memang membutuhkan waktu lama bagi tubuh untuk mencernanya sehingga ada
baiknya jangan terlalu sering mengonsumsinya.
Tembakau
Rata-rata perokok memiliki bau badan yang khas. Kondisi
ini disebabkan asap rokok yang bercampur dengan unsur lain lalu keluar melalui
kelenjar keringat sehingga menimbulkan bebauan yang khas. Bau ini tetap akan
tinggal di badan selama berminggu-minggu bahkan setelah Anda berhenti merokok.
Kolin
Hindari makanan kaya akan kolin, seperti telur, ikan,
hati, dan kacang-kacangan. Makanan tersebut dapat membuat keringat berbau ikan
atau amis.
Gorengan
Lemak dan minyak dalam makanan lama-kelamaan dapat menjadi
tengik. Gorengan pun dapat menyebabkan pencernaan buruk sehingga menyebabkan
bau badan yang tidak enak.
Selain menghindari mengonsumsi makanan
penyebab bau badan terlalu banyak, Anda pun bisa melakukan beberapa
cara berikut ini: konsumsi air putih yang banyak, konsumsi makanan mengandung
serat, konsumsi buah-buahan dengan kandungan kolin yang rendah (apel, stroberi,
jeruk, tomat, anggur, pisang, nanas, dan semangka).
Untuk informasi lebih akurat, dapat
berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat
langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/
.
