Para ilmuwan Belanda telah mengungkapkan bahwa dengan mengukur indeks massa tubuh atau ukuran pinggang orang dengan berat berlebih ternyata dapat memprediksi resiko penyakit jantung dengan akurat. Sebuah studi besar yang dilakukan selama 10 tahun menemukan bahwa separuh dari semua kasus penyakit jantung yang fatal dan seperempat dari semua kasus-kasus yang non fatal terkait dengan kelebihan berat badan dan memiliki indeks massa tubuh tinggi atau pinggang yang besar.
Indeks massa tubuh dan lingkar pinggang dikenal sebagai salah satu faktor dari resiko penyakit kardiovaskular tetapi menurut para peneliti asal Belanda ini, riset mereka menunjukkan bahwa ukuran pinggang benar-benar dapat membantu memprediksi resiko kematian akibat penyakit jantung atau pengembangannya. "Apa yang ditunjukkan dari studi ini adalah efek substansial dimana obesitas dan kelebihan berat badan berkaitan dengan penyakit kardiovaskular baik fatal atau tidak," hal tersebut dikemukakan oleh pemimpin studi Ineke Van Dis dari Netherlands Heart Foundation. Dan dalam waktu dekat, dampak obesitas pada penyakit jantung akan semakin lebih besar.
Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/.
