Memandikan bayi sebaiknya
jangan langsung dilakukan setelah kelahiran. Beri jeda 2-3 jam untuk membiarkan
bayi beradaptasi dengan lingkungan barunya. Meski dengan air hangat sekalipun, bayi
akan mengalami kehilangan suhu tubuh.
Air yang disiram di tubuhnya
akan mengambil panas dari tubuhnya, akibatnya suhu tubuh turun dengan cepat.
Penurunan suhu tubuh ini pun berdampak pada darah yang mengalir ke otak, yang
juga mengalami penurunan. Kulit bayi akan tampak biru akibat kekurangan
oksigen. Selain itu sel-sel pada tubuh bayi juga akan mengalami kerusakan,
terutama sel-sel di daerah otak yang sangat sensitif.
Meski mandi dapat
membersihkan kulit bayi dari kotoran dan kuman-kuman yang melekat pada
kulitnya, tetapi lebih membahayakan jika bayi mengalami hipotermia (turunnya
suhu tubuh). Anda dapat meminta perawat atau bidan untuk membungkus bayi dengan
handuk yang bersih dan halus terlebih dahulu. Lalu meminta mereka meletakkan
bayi pada dada Anda untuk melakukan inisiasi dini. Lakukan inisiasi dini selama
30 menit hingga bayi dapat menstabilkan suhu tubuhnya.
Setelah Anda dan bayi
boleh pulang ke rumah, mandikan bayi 2x sehari. Hal ini dikarenakan iklim
tropis yang menyebabkan kulit bayi cepat berkeringat. Mandikan bayi sebelum
minum susu atau makan, agar terhindar dari kemungkinan muntah. Jika ingin
memandikannya setelah makan, lakukan setelah 10 menit berlalu.
Untuk informasi lebih
akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda
atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
