Ibu hamil berkeringat saat tidur menjadi hal yang wajar dan bukanlah suatu kelainan, terutama saat trimester pertama. Ibu hamil berkeringat di malam hari terjadi karena adanya pergantian hormon. Tingkat hormon estrogen yang meningkat akan mengganggu kestabilan suhu tubuh.
Pada awal kehamilan, kemungkinan Anda akan merasa terganggu. Namun, alangkah lebih baik jika Anda mengenali gangguan ini dan mengatasinya. Ada hal yang lebih buruk dari berkeringat di malam hari, dikenal dengan nama nocturnal hyperhydrosis. Jika Anda mengalami gangguan ini, Anda akan terbangun di malam hari, menjadi basah karena keringat dan menggigil karena pakaian basah oleh keringat.
Namun, tidak perlu khawatir selama Anda tidak mengalami gangguan di atas, ibu hamil berkeringat saat tidur tidaklah berbahaya. Berkeringat akan membuat tubuh selalu fresh saat bangun di pagi hari. Untuk mengatasinya, biasakan pola hidup sehat, seperti olahraga dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Buatlah suasana kamar tidur yang nyaman, misalnya gunakan sprei berbahan katun adem, menggunakan baju tidur berbahan menyerap keringat, dan disarankan menggunakan bantal khusus ibu hamil.
