Fish and Chips: Kuliner Legendaris dari Inggris

Fish and chips adalah salah satu hidangan paling ikonik dari Inggris yang telah menjadi favorit di berbagai belahan dunia. Perpaduan antara ikan goreng renyah dan kentang goreng yang gurih menciptakan kombinasi rasa yang memanjakan lidah. Meskipun terlihat sederhana, fish and chips memiliki sejarah panjang dan berkembang menjadi bagian dari budaya kuliner Inggris.


Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah fish and chips, bahan dan cara pembuatannya, variasi yang ada di berbagai negara, serta bagaimana hidangan ini bertahan sebagai makanan klasik sepanjang zaman.


Sejarah Fish and Chips


Asal-usul Fish and Chips


Fish and chips berasal dari dua tradisi kuliner yang berbeda. Ikan goreng diperkenalkan oleh komunitas Yahudi dari Spanyol dan Portugal yang menetap di Inggris pada abad ke-16. Mereka memiliki teknik menggoreng ikan dengan tepung yang disebut "pescado frito," yang kemudian diadaptasi oleh masyarakat Inggris.


Sementara itu, kentang goreng pertama kali muncul di Eropa pada abad ke-17, terutama di Belgia dan Prancis. Inggris mulai mengadopsi kentang sebagai makanan pokok pada masa yang sama, dan akhirnya, ikan goreng dan kentang goreng dipadukan menjadi satu hidangan yang populer.


Perkembangan di Inggris


Fish and chips pertama kali muncul sebagai makanan jalanan pada awal abad ke-19. Restoran fish and chips pertama di Inggris diklaim didirikan oleh Joseph Malin di London pada tahun 1860-an. Hidangan ini segera mendapatkan popularitas karena murah, mengenyangkan, dan mudah disajikan.


Pada saat Revolusi Industri, fish and chips menjadi makanan favorit para pekerja pabrik karena mudah didapat dan memberi energi yang cukup untuk bekerja seharian.


Bahan dan Cara Pembuatan Fish and Chips


Bahan-bahan Utama


1. Ikan


  • Jenis ikan yang umum digunakan adalah cod, haddock, atau pollock. Ikan ini memiliki daging putih yang lembut dan cocok untuk digoreng.


2. Adonan Tepung (Batter)


  • Tepung terigu
  • Baking powder
  • Garam
  • Air soda atau bir (untuk membuat adonan lebih renyah)


3. Kentang Goreng


  • Kentang besar yang memiliki tekstur tepung seperti Maris Piper atau Russet.


4. Minyak Goreng


  • Minyak nabati atau minyak lemak sapi (beef dripping) yang sering digunakan di restoran klasik Inggris.


Cara Membuat Fish and Chips


1. Mempersiapkan Ikan


  • Cuci ikan dan keringkan dengan tisu dapur.
  • Taburi sedikit garam dan biarkan selama beberapa menit agar kelembapan berkurang.


2. Membuat Adonan (Batter)


  • Campurkan tepung terigu, garam, dan baking powder dalam mangkuk.
  • Tambahkan air soda atau bir secara perlahan sambil diaduk hingga membentuk adonan kental.
  • Diamkan selama 10-15 menit agar adonan lebih stabil.


3. Menggoreng Ikan


  • Panaskan minyak hingga sekitar 180°C.
  • Celupkan ikan ke dalam adonan hingga seluruhnya terlapisi.
  • Goreng dalam minyak panas hingga berwarna keemasan dan renyah, sekitar 5-7 menit.
  • Angkat dan tiriskan di atas kertas minyak.


4. Menggoreng Kentang


  • Potong kentang menjadi bentuk stik tebal.
  • Rendam dalam air garam selama 30 menit untuk menghilangkan pati.
  • Goreng dalam minyak panas hingga setengah matang, angkat dan tiriskan.
  • Goreng kembali hingga kentang berwarna keemasan dan renyah.


5. Penyajian


  • Sajikan fish and chips dengan garam, cuka malt, saus tartar, atau mushy peas (kacang polong tumbuk).


Variasi Fish and Chips di Berbagai Negara


1. Fish and Chips di Australia


Di Australia, fish and chips sering disajikan dengan lemon dan saus tomat. Beberapa tempat juga menawarkan ikan hiu sebagai alternatif daging ikan putih.


2. Fish and Chips di Amerika Serikat


Di AS, fish and chips sering disajikan dengan coleslaw dan berbagai saus seperti ranch atau saus remoulade.


3. Fish and Chips di Skotlandia


Di Skotlandia, fish and chips kadang disajikan dengan “brown sauce” yang memiliki rasa sedikit manis dan asam.


4. Fish and Chips di Jepang


Jepang memiliki versi fish and chips sendiri yang disebut tempura, meskipun adonannya lebih ringan dan lebih renyah dibandingkan versi Inggris.


Mengapa Fish and Chips Tetap Populer?


1. Hidangan yang Sederhana dan Lezat


Fish and chips memiliki rasa yang bisa dinikmati oleh semua orang, dengan tekstur ikan yang lembut di dalam dan renyah di luar.


2. Harga yang Terjangkau


Sejak dulu, fish and chips dikenal sebagai makanan yang murah dan mudah ditemukan di berbagai tempat di Inggris.


3. Nostalgia dan Tradisi


Banyak orang di Inggris memiliki kenangan masa kecil dengan fish and chips, sehingga hidangan ini tetap bertahan sebagai bagian dari budaya mereka.


Kesimpulan


Fish and chips bukan hanya sekadar makanan cepat saji, tetapi juga bagian dari sejarah dan budaya kuliner Inggris. Dengan bahan sederhana dan teknik pengolahan yang khas, fish and chips tetap menjadi favorit dari generasi ke generasi. Dari restoran tradisional hingga gerai modern, fish and chips terus bertahan sebagai salah satu hidangan paling ikonik di dunia.