Emosi Anak dan Cara Mengontrolnya

Emosi anak dan cara mengontrolnya memang tidaklah mudah. Usia anak yang masih dalam pertumbuhan membuat emosinya tidak terkontrol dengan benar. Marah, menangis, bahkan temper tantrum merupakan bagian dari emosi anak yang harus diperhatikan oleh para orang tua. Emosi anak tersebut bisa berupa reaksi fisik atau verbal, temper tantrum, menendang, dan lain-lain. Bisa juga emosi anak tertahan sehingga ia seperti menarik diri atau bersikap masa bodoh pada lingkungan.

Seperti halnya orang dewasa, anak-anak dipengaruhi oleh sisi emosional otak kirinya dan sisi logis dari bagian kanannya. Tugas orang tualah untuk membantu anak-anak memahami dan mengintegrasikan kedua sisi otak mereka agar bisa seimbang dalam mengendalikan emosinya. Orang tua dapat mengontrol emosi anak dengan cara mengajarkan mereka untuk mengatasi situasi yang membuat mereka kesal dan marah. Berikut beberapa cara mengontrol emosi anak.

1.    Anak, terutama di usia balita, cenderung meniru orang tuanya. Karena itu, berhati-hatilah dalam menjaga emosi Anda sendiri, bukan saja dalam menangani si buah hati, tetapi juga saat sedang berinteraksi dengan orang lain.

2.    Ajarkan si buah hati untuk melampiaskan amarahnya dengan bercerita, atau menulis di buku catatan. Ikut sertakan anak dalam kegiatan melukis, menari, berolahraga atau kegiatan positif lainnya. Hal ini menjadi salah satu cara mengontrol emosi anak dengan kegiatan yang kreatif dan bermanfaat

3.    Ketika Anda frustrasi saat sedang mengasuh si buah hati, jangan biasakan bersikap kasar kepadanya. Bila ia melakukan kesalahan, beritahukan dengan tegas tetapi lembut. Ajak ia berdiskusi untuk memberitahunya bahwa apa yang dilakukannya salah dan mintalah ia untuk tidak mengulanginya.

Katakan kepada anak-anak bahwa emosi dan marah itu boleh saja, asal melampiaskannya dengan cara yang tepat. Lakukan komunikasi yang baik dengan anak setiap harinya agar ia dapat menceritakan apa yang dialami dan dirasakannya. Kesabaran serta pengertian dari orang tua saat mengasuh, menjadi kunci utama untuk dapat mengontrol emosi anak. Dengan mencoba memahami apa yang sebenarnya tengah dipikirkan dan dirasakan oleh anak, maka akan lebih mudah untuk mengontrol emosi anak.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .