Cara Terapi Anak Telat Bicara

Terapi anak telat bicara menjadi alternatif solusi agar komunikasi si kecil menjadi lancar. Anak yang lambat perkembangan bicaranya haruslah mendapat perhatian yang lebih dari orang tua. Hal ini dikarenakan berbicara merupakan salah satu indikator perkembangan pada si kecil.

Telat bicara adalah gangguan perkembangan bahasa pada anak atau biasa dikenal dengan istilah Developmental Language Disorder (DLD). Anak lambat bicara bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Maka dari itu, ada baiknya si kecil dibawa ke dokter ahli atau psikiater. Yuk, kenali lebih jelas mengenai terapi anak lambat bicara berikut ini.

1.    Pada tahap awal, anak akan diperiksa mekanisme mulut dan sekitarnya, meliputi bentuk, kekuatan dan pergerakan bibir, langit-langit mulut, gigi, lidah, serta gusi. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui apakah sistem mekanisme mulut menjadi faktor penyebab anak lambat bicara atau tidak.

2.    Anak akan diminta untuk mengucapkan huruf-huruf konsonan dalam bahasa Indonesia dengan cara memberi stimulus berupa perintah suara atau dari gambar.

3.    Terapis akan menguji kemampuan pemahaman (reseptif) dan kemampuan bicara secara verbal (ekspresif). Terapis akan menanyakan berbagai hal kepada anak, seperti “ini buku warna apa?”, “suara bebek seperti apa?” dan sebagainya.

4.    Adanya evaluasi suara yang ditinjau dari nada (pitch) biasanya dari rendah ke tinggi, kualitas (apakah serak), kekerasan (loudness), dan resonansi (misalnya sengau). Evaluasi kelancaran berbicara, apakah anak berbicara dengan gagap atau tidak. Evaluasi pendengaran, apakah anak mengalami gangguan pendengaran, sehingga berdampak pada perkembangan bicaranya.

5.    Setelah menganalisis, maka terapis akan membuat suatu perencanaan terapi yang disebut sebagai Individualized Educational Plan (IEP) bagi anak.

Anak merupakan tipikal peniru, ia akan mencontoh apa yang dilihat dan didengarnya. Maka sebagai orang tua, hendaknya aktif untuk mengajak anak berkomunikasi dengan bahasa yang baik dan benar. Ajaklah si kecil bernyanyi, bercerita, dan melakukan kegiatan menarik lainnya sebagai cara terapi untuk anak telat bicara.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .