Cara Mengatasi Kembung Saat Hamil

Kembung saat hamil umum terjadi. Selama trimester pertama kehamilan, tubuh mengalami perubahan hormonal yang drastis. Hormon progesteron dan estrogen meningkat secara signifikan untuk menebalkan lapisan rahim untuk mempersiapkan janin yang sedang tumbuh. Progesteron melemaskan otot-otot di tubuh, termasuk di usus. Saat usus rileks, sistem pencernaan melambat secara signifikan. Kadar estrogen yang meningkat dapat menyebabkan tubuh menyimpan air dan gas. Ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri di perut saat hamil.

Nyeri gas dapat berkisar dari ketidaknyamanan ringan hingga nyeri hebat di seluruh perut, punggung, dan dada. Selama trimester kedua dan ketiga, gejala seperti mual di pagi hari dan kelelahan memudar, dan rahim bergeser posisinya untuk menampung janin yang sedang tumbuh. Saat rahim mengembang, ia memberi tekanan pada organ di sekitarnya, menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit dan gas berlebih. Hal ini dapat menyebabkan perut kembung dan gas yang tidak nyaman.

Orang biasanya buang angin sekitar dua belas kali sehari. Tetapi ketika hamil, Anda mungkin lebih sering bersendawa atau buang angin. Berikut cara meredakan kembung saat hamil.

  1. Jangan makan besar. Sebaliknya, makanlah beberapa makanan kecil sepanjang hari.
  2. Makan dan minum secara perlahan agar Anda tidak menelan udara berlebih.
  3. Jangan minum minuman berkarbonasi.
  4. Jangan minum apapun yang dimaniskan dengan pemanis buatan sorbitol.
  5. Jangan mengunyah permen karet.
  6. Sering bergerak. Bahkan jalan cepat pun bisa membantu melancarkan saluran pencernaan.
  7. Cobalah yoga prenatal untuk mempelajari relaksasi dan teknik pernapasan yang baik.

Jika tips ini tidak membantu, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda untuk mengatasi kembung pada ibu hamil. Segera konsultasikan dengan dokter jika ketidaknyamanan usus Anda terasa lebih seperti sakit perut atau kram, atau jika Anda juga memiliki darah di tinja, diare parah, sembelit, atau mual dan muntah saat hamil.