Mengemudi
ketika hamil? Mungkin bagi sebagian orang dianggap berbahaya dan sebaiknya
dihindari. Namun sebenarnya ibu hamil diperbolehkan untuk mengemudi. Tentunya
hal itu jika dokter menyatakan kondisi ibu dan janin tidak bermasalah serta
tidak tergolong beresiko tinggi.
Sebelum
Anda memutuskan untuk mengemudi bahkan tanpa ditemani satu orangpun, perhatikan
tips amanya berikut ini:
Usia
kehamilan yang ideal dan aman untuk mengemudi ialah ketika menginjak 14-27
minggu. Di usia ini keluhan mual dan muntah biasanya sudah hilang dan ukuran
perut pun belum terlalu besar. Jika kondisi memungkinkan Anda masih bisa
mengemudi sampai kehamilan mencapai trimester ke-3.
Buatlah
diri senyaman mungkin ketika mengemudi. Misalnya mengganjal bantal di punggung,
mengatur jarak perut dan kemudi, kenakan sabuk pengaman, dan lainnya.
Hindari
menerima telepon atau berkomunikasi menggunakan heandphone ketika sedang
mengemudi. Konsentrasilah dalam mengemudi.
Jangan
memaksakan diri untuk terus mengemudi jika kondisi tubuh drop, misalnya pusing,
mual atau keluhan lainnya. Anda bisa menitipkan mobil di tempat terdekat yang
cukup aman, lalu meneruskan dengan taksi. Bisa juga meminta pasangan atau
kerabat untuk menjemput.
Jika
Anda hendak melakukan perjalanan panjang dan harus mengemudi sendiri, pastikan
sudah melakukan pemeriksaan lengkap terhadap kondisi janin dan diri sendiri.
Berhenti beberapa kali untuk beristirahat terlebih jika tubuh sudah terasa
pegal.
Walaupun
Anda terburu waktu namun jangan sampai mengemudi dengan tergesa-gesa. Bijaklah
dalam mengemudi ketika hamil, tetap mengemudi berhati-hati dan perhatikan
keselamatan janin.
Untuk
informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu
dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
