Bayi Sering Menangis dan Panduan Untuk Mengatasinya

Cara mengatasi bayi yang sering menangis menjadi hal yang paling banyak dicari oleh para orang tua baru. Menangis merupakan cara bayi mengungkapkan apa yang dia rasakan atau apa yang dia butuhkan. Misalnya, bayi ingin mengatakan bahwa ia kelaparan, kedinginan, kesepian, mengantuk, dan masih banyak lagi. Bayi menangis umum terjadi pada minggu-minggu pertama saat ia telah lahir. Mengatasi bayi sering menangis memang tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang ekstra untuk menenangkannya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Anda dan pasangan akan lebih mengerti penyebab bayi sering menangis. Berikut ini penyebab bayi menangis dan cara mengatasinya.

1.    Lapar merupakan faktor yang sering menjadi penyebab bayi menangis. Tanda-tanda ia lapar adalah bayi mulai gelisah, membuka mulut dan menutup mulutnya berkali-kali, dan melakukan gerakan refleks memutar kepalanya ke arah sentuhan tangan Anda di ujung bibirnya. Solusinya adalah dengan memberikan ASI (Air Susu Ibu) atau susu formula sambil mendekap si buah hati dalam pelukan.

2.    Popok bayi yang basah atau penuh karena kotoran (air kencing atau tinja) akan membuatnya merasa tidak nyaman sehingga ia akan menangis. Oleh karena itu, saat bayi menangis, periksalah popoknya apakah basah atau tidak. Jika basah, segera ganti popoknya dengan yang baru. Mengganti pokpok bayi haruslah rutin dan sesering mungkin agar mencegah terjadinya iritasi.

3.    Saat bayi merasa bosan dan kesepian, maka ia akan menangis. Bayi membutuhkan banyak pelukan dan bisa menangis ketika dia merasa sendirian. Untuk menghentikan bayi menangis karena bosan dan kesepian, bisa dengan dekapan hangat dari Anda. Dengan mendekap si buah hati, rasa hangat dan detak jantung Anda dapat membuat ia merasa aman dan nyaman.

4.    Flu dan demam memang rentan menyerang bayi, sehingga ia rewel dan sulit makan. Maka, cobalah untuk mengukur suhu tubuhnya dengan termometer dan kurangi panas tubuhnya dengan mengompres air hangat di dahinya.

5.    Faktor lingkungan seperti cuaca yang terlalu panas atau hawa dingin akan membuat bayi menangis. Kurangnya ventilasi atau pemakaian baju yang terlalu tebal akan menyebabkan bayi berkeringat dan menangis karena tidak nyaman. Atau saat bayi kedinginan akan terlihat menggigil, kulit terlihat belang merah dan putih atau timbul bercak-bercak. Segera berikan penghangat dengan cara membalutkan bayi dengan selimut yang tebal atau membaringkannya di kasur penghangat.

Mintalah bantuan pasangan, teman atau keluarga Anda untuk sementara waktu merawat bayi. Saat bayi sering menangis dan tidak ada orang lain yang bisa membantu Anda, letakkan saja si buah hati di tempat tidurnya. Jika si buah hati malah semakin rewel, tenangkan diri dengan mengambil napas dalam-dalam beberapa kali sehingga Anda bisa tenang dalam mengatasi bayi sering menangis.

 

 

Untuk informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .