Bayi dan anak
biasanya rentan terhadap penyakit yang disebabkan virus serta bakteri, hal ini
dikarenakan sistem imun anak belum terbentuk dengan baik. Salah satu penyakit
yang sering menyerang anak adalah infeksi rotavirus, yang dapat mengakibatkan
kematian pada anak dan bayi. Namun, bagaimana rotavirus menyebar pada bayi dan
anak?
Rotavirus
berbentuk roda yang berukuran 100 nanometer, yang termasuk ke dalam keluarga reoviridae dan biasanya hidup
berkelompok. Virus ini dapat menyebabkan diare pada bayi dan anak, pada
kelompok A, gejala yang akan terlihat adalah bayi terlihat rewel, suhu badan
panas, nafsu makan berkurang, diare berlendir serta berdarah. Hal ini akan
berlangsung selama 7 hari, dan akan berkurang sedikit demi sedikit.
Selain diare
yang tidak sembuh-sembuh, bayi dan anak-anak juga dapat terserang infeksi
saluran pernapasan yang ditandai dengan pilek disertai batuk. Anak dan bayi
yang terserang virus rotavirus juga terancam dehidrasi, sehingga dibutuhkan
asupan makanan cair seperti sup, buah-buahan, dan susu. Jika penyakit ini belum
sembuh, sebaiknya periksakan anak ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang
baik agar tidak mengalami dehindrasi parah.
Penyebaran
penyakit rotavirus biasanya terjadi saat kontak fisik, seperti memberikan
mainan, makanan, serta sentuhan bakteri dari orang tua atau teman bermain.
Untuk itu, sangat penting bagi orang tua untuk menjaga kebersihan tempat anak
bermain, dan selalu mencuci tangan sebelum menyentuh bayi.
Ada baiknya
orang tua mengetahui bagaimana rotavirus menyebar sehingga dapat mencegah
penularannya. Waspadalah jika anak mengalami diare yang tidak kunjung sembuh,
yaitu lebih dari 3 hari. Segera periksakan ke dokter untuk dapatkan penanganan
lebih lanjut.
Untuk
informasi lebih akurat, dapat berkonsultasi dengan dokter di Rumah Sakit Ibu
dan Anak Melinda atau dapat langsung menghubungi website kami di https://www.melindahospital.com/ .
