Memelihara hewan saat hamil konon bisa menghilangkan stres. Tapi, apakah berbahaya memelihara kucing saat hamil? Tingkah lucu dari hewan peliharaan memang bisa menghilangkan kepenatan, kebosanan, kesedihan, dan suasana kaku di rumah.
Sebenarnya Anda tidak perlu khawatir untuk memelihara hewan peliharaan di rumah. Akan tetapi, jika Anda ingin memelihara kucing saat hamil, pastikan telah disuntik kekebalan untuk virus Toksoplasma. Pastikan kandang dan tempat buang air besarnya dalam keadaan bersih dan hindari kontak langsung dengan kotorannya.
Walaupun sudah terasa aman, Anda tetap harus mewaspadai virus toksoplasma yang dapat ditularkan hewan lewat kotorannya. Berdasarkan Organization of Teratology Information Services (OTIS), jika ibu hamil terjangkiti di usia 10-24 minggu kehamilannya, akan berefek melahirkan bayi prematur, berat badan bayi yang kecil, demam, penyakit kuning, retina yang tidak normal, penghambatan mental, ukuran kepala yang tidak normal, dan pengerasan otak menjadi kapur.
Jadi, apakah berbahaya memelihara kucing saat hamil itu tergantung perawatan hewan tersebut. Anda bisa menghindari virus toksoplasma dengan memberikan imun anti toksoplasma bagi perempuan, jika bisa sebelum kehamilan terjadi demi kesehatan janin. Usahakan menempatkan hewan peliharaan berada di tempat lain dan pastikan perawatannya dilakukan secara rutin serta kandangnya selalu bersih.
