KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Kamis 31 Mei 2018
by MelindaCare, via Artikel Keluarga

Manfaat puasa Ramadhan ternyata bisa membuat keluarga lebih harmonis loh. Keluarga merupakan lembaga terkecil dalam masyarakat yang dibentuk dari sebuah pernikahan yang sah. Sebuah keluarga dikatakan berkualitas bukan dilihat dari jumlah anak maupun kemampuan finansial belaka, namun yang lebih penting adalah kualitas pendidikan, kesehatan, rohani dan kesejahteraannya. Agar setiap keluarga berkualitas mampu membangun dirinya secara mandiri, maka setiap keluarga minimal harus mampu menghayati, memiliki dan berperan dalam delapan fungsi keluarga yang salah satunya adalah fungsi keagamaan. Fungsi keagamaan ini harus dikembangkan sejak dini agar menjadi landasan falsafah dari kehidupan yang penuh iman ke depannya.

Salah satu elemen dalam fungsi keagamaan adalah kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan bagi umat muslim. Esensi dari puasa itu sendiri adalah mengendalikan diri, namun bisa juga diartikan mengekang dan membakar. Disini, puasa berarti mengekang sifat-sifat buruk seperti rasa iri, amarah, benci, dan lain-lain. Sementara membakar diartikan sebagai pembakaran noda dan kotoran yang kita bawa selama 11 bulan di luar bulan Ramadhan.

Namun begitu, dalam berpuasa pun kita harus melakukan puasa yang produktif, yaitu puasa yang sungguh-sungguh dan disertai iman sehingga puasa yang dilakukan mencapai keiklasan dan ampunan-Nya. Saat ini, umumnya puasa hanya menghasilkan pribadi-pribadi yang sanggup menahan lapar dan haus sesaat saja, karena pada saat berbuka puasa sifat serakahnya akan kembali muncul melihat banyaknya makanan dan minuman yang tersedia. Jika demikian, bagaimana mungkin kita dapat mengembangkan kasih sayang dan membentuk keluarga yang berkualitas jika diri kita sendiri masih didominasi oleh keserakahan? Maka dari itu, untuk melakukan puasa yang produktif kita juga harus mengimbanginya dengan melakukan olah jiwa melalui kegiatan-kegiatan keagamaan di waktu senggang.

Sebagaimana disebutkan di awal, bahwa keluarga berkualitas tidak dilihat dari kemampuan finansialnya saja, namun harus terjalin harmoni antar anggota keluarga. Seorang suami sebagai kepala rumah tangga bertanggungjawab untuk memberi nafkah dan membangun kehidupan spiritual agar keluarga yang dipimpinnya menjadi keluarga yang benar-benar berkualitas dan bertaqwa terhadap Tuhan.

Tuhan juga memberi jalan bagi sebuah keluarga berkualitas, yaitu jalan taqwa yang salah satu caranya adalah dengan melaksanakan puasa. Banyak kasus kehidupan keluarga tidak harmonis yang disebabkan oleh ketidakmampuan masing-masing anggota keluarga untuk mengendalikan diri dan egonya. Dengan berpuasa, hal-hal seperti itu dapat dikendalikan sehingga mencegah terjadinya konflik rumah tangga di kemudian hari.

Sebuah keluarga akan lebih mudah menjadi keluarga berkualitas jika seluruh anggota keluarga berkomitmen untuk menuruti perintah-perintah serta menjauhi larangan-laranganNya. Untuk memulainya pun sangat mudah, hanya dengan melakukan hal-hal sederhana seperti ibadah bersama, mengaji bersama, menonton TV serta sahur dan buka puasa bersama keluarga.

Puasa akan membuat kita sadar betapa pentingnya meningkatkan iman serta konsistensi dalam beribadah, juga akan mengikis ego serta melatih ketundukkan pada Tuhan untuk menjalankan semua perintah dan menjauhi laranganNya. Jika suami dan istri sama-sama tunduk kepada Tuhan, maka ego masing-masing pun akan terhindarkan sehingga mencapai titik temu tertentu untuk berkomitmen membangun keluarga yang berkualitas.

Semoga Anda dan keluarga bisa mendapatkan manfaat puasa Ramadhan.

Komentar Artikel Manfaat Puasa Ramadhan Ternyata Bisa Membuat Keluarga Harmonis Loh
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI