KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Rabu 07 Februari 2018
by MelindaCare, via Artikel Anak Anda

Anak hanya suka minum susu, apakah berbahaya atau tidak. Hal ini perlu diketahui oleh Moms. Anak dari sejak bayi memang hanya minum susu, yakni ASI. Namun, menjelang usia satu tahun, anak sudah dianjurkan untuk mendapatkan asupan makanan. MPASI bisa mulai diberikan sejak buah hati menginjak umur satu tahun. Beri asupan ASI dengan MPASI secara seimbang yah Moms.

Susu itu memang baik untuk tumbuh kembang anak, karena kaya akan kalsium dan protein. Namun, jika diberikan terlalu banyak, buah hati akan merasa kenyang. Sehingga, asupan makanan padatnya kurang dalam tubuh. Hal ini yang harus ditindak lanjuti dan dicegah. Berikut tips dan trik agar anak tak hanya suka minum susu, namun suka pula untuk mengkonsumsi makanan padat.

Berikut tips dan trik agar anak mau mengurangi asupan susu, serta lahap mengkonsumsi makanan padat:

1.Kurangi frekuensi pemberian susu kepada buah hati. Sebagai gantinya, Moms bisa memberikan asupan makanan atau minuman sehat. Seperti sayuran hijau atau buah-buahan. Buah hati pun lambat laun akan terbiasa untuk mengurangi mengkonsumsi susu.

2. Jangan jadikan susu sebagai solusi masalah. Jika buah hati tidak mau makan, rewel, atau menangis, jangan langsung berikan susu Moms. Karena hal ini akan menjadi kebiasaan dan membuatnya merasa nyaman. Sehingga buah hati akan ketergantungan dengan susu pada akhirnya.

3. Moms bisa buat jadwal minum susu. Misalnya, dalam sehari hanya memberikan susu kepada buah hati sebanyak tiga kali. Atur pemberian susu dengan rentan waktu yang tidak berdekatan dengan waktu makan. Bisa berikan jeda waktu kira-kira 1-2 jam setelah makan. Moms harus menentukan jadwal makan dan jadwal minum susu yang teratur. Sehingga buah hati akan memahaminya.

4. Biasakan untuk makan terlebih dahulu, lalu minum susu. Karena, jika minum susu terlebih dahulu, hanya akan membuat buah hati kekenyangan. Moms bisa berikan susu setelah makan, namun porsinya pun hanya setengah dari biasanya. Bisa berikan porsi susu secara utuh, namun harus menunggu hingga 1-2 jam setelah makan.

5. Berikan aktivitas yang melatih motoriknya. Hal ini akan membuatnya mengalihkan fokus pada susu. Buah hati akan lebih sehat untuk bergerak di luar. Daya motorik dan panca inderanya pun dapat terlatih.

6. Pilih menu makanan sehat yang variatif. Moms bisa memberikan menu makanan yang berbeda setiap harinya kepada buah hati. Namun perlu diingat, dalam satu sajian makanan, harus ada sumber karbohidrat (nasi, kentang, atau roti). Jangan lupa untuk variasikan dengan sumber protein nabati dan hewani. Ditambah dengan buah-buahan yah Moms. Buah hati pun tidak akan kekurangan asupan gizi dan nutrisi.

Semoga informasi dari Melinda bermanfaat yah. Cek juga yuk, Dokter Spesialis Anak terbaik hanya di Melinda Hospital. Bisa cek jadwal Dokternya di www.melindahospital.com :)

Komentar Artikel Anak Hanya Suka Minum Susu, Bahayakah?
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI