KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Kamis 07 September 2017
by MelindaCare, via Artikel Ibu Hamil

Pemeriksaan down syndrome saat hamil ternyata bisa Anda lakukan. Caranya dengan melakukan pemeriksaan Amniocentesis.

Amniocentesis adalah tes untuk mengetahui kelainan genetik pada bayi dengan memeriksa cairan ketuban atau cairan amnion. Di dalam cairan amnion terdapat sel fetal (kebanyakan kulit janin) yang dapat dilakukan analisis kromosom, analisis biokimia dan biologi. Amniocentesis selalu dilakukan di bawah panduan ultrasound untuk menentukan posisi bayi.

Kapan pemeriksaan ini bisa dilakukan?

Amniocentesis biasanya dilakukan pada minggu ke-16 kehamilan dengan risiko keguguran kurang dari satu persen. Namun hasilnya bisa diketahui setelah dua minggu. Durasi yang cukup lama ini berfungsi meyakinkan apakah anak mempunyai gangguan kromosom, seperti Down syndrome.

Pemeriksaan ini diutamakan untuk wanita hamil yang berisiko tinggi, yaitu :

  • Wanita yang mempunyai riwayat keluarga dengan kelainan genetik.
  • Wanita berusia di atas 35 tahun.
  • Wanita yang memiliki hasil tes yang abnormal terhadap sindrom down pada       trimester pertama kehamilan.
  • Wanita dengan kelainan pada pemeriksaan USG.
  • Wanita dengan sensitisasi Rh.

Apakah pemeriksaan ini memiliki resiko?

Ya. Risiko yang mengkin terjadi pada pemeriksaan ini yaitu kebocoran atau infeksi air ketuban, jarum menyentuh bayi, kelahiran prematur, keguguran. Untuk itu pemeriksaan harus dilakukan oleh dokter kandungan.

Tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan down syndrome saat hamil untuk memastikan kesehatan janin. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi mengenai pemeriksaan amniocentesis di Melinda Hospital, maka bisa memeriksa jadwal dokter kandungan kami di sini. 

Komentar Artikel Pemeriksaan Down Syndrome Saat Hamil, Bisa Loh!
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI