KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Rabu 20 April 2016
by MelindaCare, via Artikel Anak Anda

Tips agar anak tidak menangis saat ditinggal kerja akan sangat membantu karena hal ini selalu menjadi dilema Anda hampir setiap hari.

Bagaimana hati Anda tidak luluh jika ketika Anda sudah siap berangkat kerja namun Sang Buah Hati berkata: “Jangan pergi Moms!”.

Merasa “takut berpisah” dengan orang yang paling dekat dengannya merupakan suatu tahap normal yang dialami anak berusia 1-2 tahun. Di usianya ia belum mampu memahami bahwa orang atau benda yang selama ini memiliki kedekatan dengannya tiba-tiba tidak terlihat berarti hilang dan tidak akan kembali.

Merasa kehilangan inilah yang menyebabkan mereka takut berpisah dengan orang-orang yang selama ini bersamanya dan melindunginya, dalam hal ini ibunya sendiri.

Ada beberapa cara sebagai berikut yang bisa Anda lakukan untuk meyakinkan anak agar bisa ditinggal bekerja oleh ibunya diluar rumah.

1. Pamit Terlebih Dahulu

Saat-saat awal Anda mulai pergi meninggalkan anak bekerja, penting untuk berpamitan terlebih dahulu padanya. Cara ini akan membuat anak tidak kaget saat mengetahui tiba-tiba Anda hilang dari pandangannya. Katakan tujuan Anda pergi dan tepati janji untuk pulang tepat waktu. Ini akan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap kali Anda hilang dari pandangannya hanya bersifat sementara.

2. Memberi Tahu Sebelumnya

Beritahu anak sejak pagi atau malam sebelumnya bahwa besok pagi Anda akan pergi bekerja. Bisa juga Anda manfaatkan kesempatan membacakan buku cerita sebelum tidur yang menceritakan tentang seorang anak yang bersikap baik ketika orangtuanya pergi bekerja.

3. Tenang Dan Konsisten

Jika anak menangis bahkan meronta-ronta saat Anda meninggalkannya berusahalah untuk tidak luluh dan membatalkan rencana. Peluk ia dan katakan dengan lembut: “Baik-baik dirumah ya nak, Moms pergi bekerja dulu”. Sikap konsisten diperlukan untuk membantu anak memahami bahwa ketika ia tidak melihat Anda, bukan berarti meninggalkan selamanya atau tak sayang padanya.

4. Yakinkan Bahwa Anda Akan Kembali

Keyakinan dan kepercayaan anak bahwa Anda hanya pergi sementara dapat ditumbuhkan secara bertahap. Pada awalnya ia mungkin tidak percaya, namun seiring waktu dengan bukti bahwa setiap kali Anda pergi, pasti akan kembali lagi di hadapannya.

5. Latih Secara Bertahap

Dengan pergi sejenak ke ruangan lain dalam waktu beberapa menit lalu muncul kembali bisa juga melatih kepercayaan anak. Secara bertahap ia akan terbiasa Anda tinggal. Sejala dengan itu, pemahaman anak tentang konsep “tidak terlihat” bukan berarti hilang, juga akan semakin berkembang.

6. Ajak Anak Ke Kantor

Sesekali ajak anak ke kantor dengan membawa serta pengasuh. Dengan begitu ia akan tahu apa yang Anda kerjakan ketika sedang bekerja.

Bagaimana menurut Anda tips agar anak tidak menangis saat ditinggal kerja tersebut? Semoga bermanfaat untuk membuat buah hati Anda mengerti dan Anda pun bisa bekerja dengan tenang.

Komentar Artikel Tips Agar Anak Tidak Menangis Saat Ditinggal Kerja
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI