KATEGORI ARTIKEL
PENCARIAN ARTIKEL
CARI
Kamis 31 Maret 2016
by MelindaCare, via Artikel Lain-lain

Cara menghitung masa subur wanita memang berbeda-beda. Tergantung siklus haidnya. Untuk perhitungan yang akurat hendaknya bisa dipastikakn siklus haid Anda teratur. Namun jika haid tidak teratur maka lakukan rekapitulasi dalam 3 bulan terlebih dahulu untuk menentukan masa suburnya. Lakukan pencatatan setiap periode haid setiap bulannya.

Masa subur Anda berkisar di sekitar waktu ovulasi, kira-kira dalam lima hari sebelum ovulasi terjadi. Umumnya masa subur wanita adalah 12-16 hari sebelum masa haid berikutnya. Dengan kata lain, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Hal tersebut berlaku bagi wanita yang mempunyai siklus haid teratur 28 hari.

Hal yang menjadi tantangan adalah pada umumnya lama masa haid wanita bisa berubah dari waktu ke waktu, biasanya berlangsung 2-7 hari. Kondisi ini membuat ovulasi dapat berbeda sepekan lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode selanjutnya.

Perkiraan masa subur dapat dihitung dengan rumus berikut:

- Ketahui siklus terpendek Anda. Misal: 27 hari. Kurangi angka ini dengan 18. Hasilnya: 9. Angka ini adalah hari pertama saat Anda pada posisi paling subur.

- Ketahui siklus terpanjang Anda. Misal: 30 hari. Kurangi angka ini dengan angka 11. Hasilnya: 19. Angka ini adalah hari terakhir saat Anda paling subur.

Untuk semakin memperkuat prediksi hari paling subur, Anda dapat menggunakan beberapa indikator lain seperti:

1. Meningkatnya suhu basal tubuh, yaitu suhu tubuh saat bangun di pagi hari. Jika Anda mendapati suhu tubuh Anda naik sedikit lebih tinggi dari angka tersebut, dapat berarti Anda telah mengalami ovulasi dalam 1-2 hari.

2. Adanya lendir dari mulut rahim mulai dari yang kental, basah hingga yang kental, semi-transparan. Perubahan lendir ini menunjukkan perubahan kadar hormon estrogen pada tubuh yang juga menjadi pertanda apakah ovulasi segera terjadi. Anda disebut berada pada masa sangat subur ketika cairan ini berwarna bening, licin dan elastis seperti putih telur mentah.

3. Nyeri ringan hingga berat pada perut atau salah satu bagian punggung, karena bagi beberapa wanita merasakan hal ini di sekitar masa ovulasinya.

4. Perasaan lebih bergairah, bersemangat dan lebih mudah bersosialisasi saat mengalami masa subur.

Dengan mengetahui cara menghitung masa subur bisa menjadi upaya Anda dalam memiiki keturunan. Selain itu, bisa juga Anda sekaligus mengetahui masa tidak suburnya untuk mencegah kehamilan jika tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi.

Komentar Artikel Cara Menghitung Masa Subur Sendiri
Leave A Reply
name
email address
website
message
captcha Ganti Kode Captcha  
   
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA ARTIKEL DI BAWAH INI